Bangun Kekuatan dari Akar Rumput! Menkop Ferry Jadikan Pelosok Mimika ‘Pilot Project’ Koperasi Nasional

Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono/IG

Mimika, Generasi.co — Pemerintah Pusat menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan wilayah pedalaman tertinggal dalam gerbong pertumbuhan ekonomi. Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono, turun langsung meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih di Kampung Atuka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Kamis (9/4/2026).

Manuver strategis di tapal batas ini mendapat pengawalan penuh dari para pemangku kepentingan daerah. Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, Bupati Mimika Johannes Rettob, Ketua DPRK Mimika Emanuel Kemong, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mimika Samuel Yogi, hingga Anggota Komite Percepatan Otsus Papua Ari Sihasale.

Menkop Ferry menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk intervensi langsung dari negara untuk meratakan roda perekonomian, yang fondasinya harus dibangun langsung dari tingkat desa.

“Ini sebuah langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari desa, dan koperasi adalah instrumen penting untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata,” tegas Ferry di hadapan warga dan jajaran pejabat daerah.

Bukan Sekadar Seremoni, Pemerintah Bawa Akses Pembiayaan

Ferry memastikan kehadiran pemerintah di Kampung Atuka tidak sekadar untuk prosesi gunting pita. Negara hadir dengan membawa ekosistem dukungan yang komprehensif. Mulai dari pembukaan akses pembiayaan, pendampingan manajemen, hingga penciptaan peluang usaha yang nantinya akan dikendalikan langsung oleh masyarakat lokal.

Prinsip utamanya adalah kemandirian dan gotong royong, agar perputaran modal tidak keluar dari desa tersebut.

“Saya berharap koperasi dikelola bersama, dimanfaatkan bersama, dan hasilnya kembali untuk kesejahteraan bersama,” urai Menkop memberikan arahan operasional.

Sebagai penutup, Ferry mematok target ambisius bagi Kabupaten Mimika. Berbekal antusiasme warga dan sinergi pemerintah daerah yang kuat, ia menunjuk Mimika sebagai cetak biru (blueprint) pengembangan ekonomi kerakyatan berskala nasional.

“Saya berharap Mimika dapat menjadi contoh pengembangan koperasi desa di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa dari desa, kita bisa membangun kekuatan ekonomi Indonesia yang lebih kokoh,” pungkasnya optimis.