Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan pimpinan baru BGN telah mengidentifikasi sejumlah persoalan internal yang dinilai menghambat efektivitas organisasi, mulai dari koordinasi antarkedeputian hingga pengelolaan anggaran.
Menurut Agustina, salah satu mandat yang diberikan kepada jajaran pimpinan baru adalah membenahi berbagai persoalan tersebut secara bertahap.
“Kami diberi tugas untuk merapikan semuanya itu. Jadi ya mungkin saya belum bisa banyak memberikan informasi karena baru dua hari ini ya. Mohon bersabar,” kata Agustina di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (8/6).
Meski belum membeberkan langkah rinci yang akan ditempuh, ia memastikan sejumlah masalah telah dipetakan dan akan ditangani satu per satu.
“Tapi beberapa permasalahan memang sudah kami identifikasi dan akan kami benahi satu per satu,” ujarnya.
Agustina menilai salah satu persoalan yang perlu segera diperbaiki adalah kolaborasi internal yang belum berjalan optimal. Kondisi tersebut, menurut dia, berpengaruh terhadap efisiensi anggaran maupun pelaksanaan program di lingkungan BGN.
“Kami ingin supaya permasalahannya itu nanti, salah satunya adalah masalah bagaimana kolaborasi internal sendiri yang mungkin kurang. Jadi antarkedeputian, anggaran dan sebagainya itu kami lihat belum bisa diefisienkan secara optimal,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, BGN akan melakukan pembenahan melalui sejumlah klaster pekerjaan yang mencakup aspek organisasi internal hingga pelayanan kepada pihak eksternal.
“Kami coba kluster. Nanti pembenahannya ada internal, baik itu sumber daya, organisasi dan sebagainya maupun terkait pelayanan kami ke eksternal,” ujar Agustina.
Ia juga menjelaskan pola kepemimpinan baru di BGN akan dijalankan secara kolektif bersama Kepala BGN Nanik S Deyang dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono.
Berbeda dengan struktur sebelumnya, kata Agustina, tidak akan ada pembagian tugas yang kaku di antara pimpinan. Model kerja tersebut dipilih untuk memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi lembaga.
“Kami bertiga akan bekerja bersama-sama untuk memastikan pembenahan di BGN berjalan dengan baik,” ujarnya.










