Menkop Ferry Gandeng Kopontren Jadi Mentor Bisnis Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono/IG

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menggandeng Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) dan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Jakarta, Senin (26/1), Ferry menegaskan bahwa operasional KDKMP akan dilakukan secara bertahap begitu pembangunan fisik rampung. Ia menetapkan skema kolaborasi di mana Kopontren tidak hanya menjadi peserta, melainkan mentor.

“Dalam skema ini, koperasi pesantren (kopontren) kami dorong berperan sebagai mitra pendamping strategis, mulai dari pengembangan model bisnis, penguatan tata kelola, hingga pendampingan operasional gerai dan hub distribusi,” ujar Ferry, dikutip Rabu (28/1).

Bangun Ekosistem Logistik Terintegrasi

Selain menggandeng pesantren, Menkop Ferry juga memastikan kesiapan infrastruktur logistik melalui kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Langkah ini diambil untuk menyelaraskan dukungan penyediaan infrastruktur dan rantai pasok agar ekosistem KDKMP dapat berjalan efisien dan berkelanjutan.

Rakor tersebut turut membahas penguatan Hub, Tora Sera, dan Koperasi Sekunder sebagai penyangga distribusi barang.

“Kami juga menyelaraskan dukungan Agrinas Pangan Nusantara… agar ekosistem KDKMP berjalan efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Direktur Pengadaan PT Agrinas Pangan Nusantara Elphis Rudy, serta perwakilan pesantren terkemuka yakni KSBP Jawa Timur/Kopontren Sunan Drajat Anas Al Hifni dan Kopontren Nurul Jadid Faiz AHZ.

Latar Belakang: Mengapa Kopontren dan Agrinas?

Pelibatan Kopontren Sunan Drajat (Lamongan) dan Nurul Jadid (Probolinggo) dinilai strategis karena rekam jejak kedua pesantren ini dalam mengelola bisnis ritel dan ekonomi umat yang sangat kuat di Jawa Timur.

Kopontren Sunan Drajat, misalnya, dikenal memiliki unit usaha toserba, pabrik air minum, hingga galangan kapal yang sukses. Pengalaman praktis ini yang ingin “ditularkan” pemerintah ke dalam manajemen 27.000 Koperasi Merah Putih agar memiliki tata kelola bisnis yang profesional, bukan sekadar badan sosial.

Sementara itu, PT Agrinas Pangan Nusantara dikenal sebagai entitas yang berfokus pada ketahanan pangan dan logistik strategis, yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kedaulatan pangan hingga ke tingkat desa.