Menkop Tantang Gen-Z Tak Cuma Cari Kerja: Bikin Koperasi, Kami Bantu Modal!

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono/Polri

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menantang generasi Milenial dan Gen-Z untuk mengubah pola pikir dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Ferry mendorong anak muda untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui wadah koperasi.

Hal tersebut disampaikan Ferry dalam forum ‘Semangat Awal Tahun (SAT) 2026’ yang diselenggarakan IDN Times. Menurutnya, penciptaan lapangan kerja alternatif sangat krusial mengingat bonus demografi yang menempatkan anak muda sebagai mayoritas populasi dalam waktu dekat.

“Meskipun itu adalah industri kecil nggak apa-apa, tapi dengan itu kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan alternatif bagi Gen-Z yang jumlahnya belasan juta. Dua sampai tiga tahun lagi Gen-Z ini akan jadi mayoritas penduduk anak muda di Indonesia,” ungkap Ferry, dikutip Jumat (16/01).

Solusi Tembus Pasar Ritel

Ferry menyadari kendala utama yang kerap dihadapi pengusaha muda adalah sulitnya menembus pasar ritel modern dan pasar ekspor. Produk bagus sering kali mati karena tidak ada saluran distribusi.

Untuk mengatasi hal itu, Menkop menyiapkan strategi khusus. Ia akan menjadikan jaringan koperasi desa sebagai etalase atau saluran penjualan (channel) resmi bagi produk-produk kreatif buatan anak muda.

“Cuma kan sekarang Milenial dan Gen-Z bikin produk terus bingung, mau ekspor susah, mau jual ke dalam negeri retailnya enggak nampung. Nah, sekarang saya membuka kesempatan koperasi-koperasi desa yang ada retailnya, saya akan khususkan akan menjual barang-barang yang diproduksi milenial dan Gen-Z,” tuturnya.

Janji Bantuan Pembiayaan

Pemerintah berkomitmen membangun ekosistem yang kondusif agar koperasi tidak lagi dipandang kuno, melainkan sebagai wadah industri kreatif modern. Ferry menjanjikan dukungan penuh mulai dari kurasi produk hingga akses permodalan.

“Anak-anak muda milenial dan Gen-Z sekarang akan bangun ekosistem supaya mereka juga bisa. Kita akan bantu kurasi, kita akan bantu pembiayaannya kalau perlu. Kalau mereka bisa membentuk koperasi dan masuk menjadi koperasi-koperasi yang bisa memproduksi sendiri,” janji Ferry.

Menutup pernyataannya, Ferry menantang kompetensi anak muda Indonesia untuk membuktikan kualitas produk mereka.

“Gen-Z dan milenial ini kita tantang. Bikin dong sekarang produksi sendiri, masa tidak bisa? Saya yakin, saya pernah bertemu mereka, mereka punya kompetensi untuk bikin barang-barang yang keren,” pungkasnya.