Prabowo Usulkan 100 Hektare Sawah Nagekeo Jadi Lahan Budidaya Ikan

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Generasi.co, Mbay – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan sekitar 100 hektare lahan sawah di dekat pesisir Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Gagasan itu disampaikan saat rapat koordinasi penanganan pascagempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

Usulan tersebut muncul setelah Bupati Nagekeo Simplisius Donatus melaporkan luas lahan sawah di wilayahnya yang mencapai sekitar 8.000 hektare. Dari total luasan itu, sekitar 100 hektare berada di dekat pesisir pantai.

“Dari 8.000 hektar mungkin yang 100 hektar dekat pantai kita bikin budidaya ikan? Dan yang pantai kita juga bikin budidaya ikan juga,” kata Prabowo.

Prabowo menilai luasan 100 hektare cukup besar untuk dimanfaatkan. “Enggak apa-apa, 100 hektar itu cukup besar,” ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan budidaya ikan di lahan tersebut nantinya akan didukung pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Prabowo juga menekankan pentingnya mengubah lahan yang belum produktif menjadi lahan yang dapat memberikan hasil bagi masyarakat.

Menurut dia, pengembangan potensi pangan di NTT perlu terus didorong agar wilayah tersebut dapat menjadi salah satu lumbung pangan.

Prabowo berharap NTT tidak hanya mampu menjadi lumbung pangan bagi Indonesia, tetapi juga berkontribusi terhadap kebutuhan pangan dunia.