JAKARTA, Generasi.co — Di tengah kebisingan global dan ancaman krisis ekonomi yang mengintai banyak negara, Indonesia justru berhasil menorehkan kurva pertumbuhan yang positif. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, menyebut pencapaian ekonomi pada triwulan pertama tahun 2026 ini sebagai angin segar bagi bangsa.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sudaryono memaparkan kokohnya fundamental ekonomi nasional yang berhasil bertahan dari gempuran ketidakpastian global. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari arah kebijakan yang presisi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Rapor Hijau Makroekonomi: Ekspor Surplus 71 Bulan Beruntun
Wamentan Sudaryono merinci sejumlah indikator ekonomi strategis yang menunjukkan bahwa sektor riil Indonesia bergerak sangat lincah dan produktif di awal tahun 2026.
Dalam catatannya, mesin ekonomi nasional terus menyala berkat deretan capaian berikut:
- Investasi Mengalir Deras: Aliran investasi, baik asing maupun domestik, sukses menyentuh angka ratusan triliun rupiah.
- Manufaktur Beroperasi Penuh: Mesin-mesin industri manufaktur terus menderu dengan kapasitas pabrik yang beroperasi secara maksimal.
- Cetak Rekor Ekspor: Neraca perdagangan Indonesia menunjukkan keperkasaannya dengan mencetak surplus selama 71 bulan berturut-turut.
Daya Beli Rakyat Menguat, Pengusaha Agresif Ekspansi
Kesehatan ekonomi di tingkat makro tersebut, kata Sudaryono, berdampak langsung pada kesejahteraan di tingkat akar rumput. Berbeda dengan negara lain yang tercekik stagflasi, inflasi di Indonesia amat terkendali sehingga daya beli keluarga makin menguat.
Hal ini tecermin dari ramainya sektor pariwisata domestik. Destinasi liburan dipadati wisatawan lokal, yang menandakan bahwa konsumsi rumah tangga dan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi sedang berada di titik optimal.
Kondisi pasar yang stabil ini juga direspons agresif oleh dunia usaha. Para pengusaha kini semakin percaya diri mengambil kredit modal ke perbankan untuk memperluas bisnis mereka.
“Presiden Prabowo Subianto memegang kemudi kapal besar bernama Indonesia. Arah kemudinya presisi. Ombak global gagal meruntuhkan pondasi kita,” tulis Sudaryono dalam takarirnya, mengapresiasi ketegasan Kepala Negara dalam mengawal perekonomian.
Menutup refleksinya, politikus Partai Gerindra ini menegaskan bahwa capaian impresif pada triwulan pertama ini bukanlah sebuah kebetulan. Bangsa Indonesia, melalui kerja keras seluruh elemen dari pemerintah hingga rakyat, secara aktif membangun pertahanannya sendiri.
“Kita tidak sedang menunggu keajaiban. Kita sedang menciptakannya,” pungkas Sudaryono penuh optimisme.










