Sopir BYD Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Blok M

Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden pada Jumat (23/10/2026) sore/X

Generasi.co, JAKARTA – Polisi menetapkan pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden pada Jumat (23/10/2026) sore itu menyebabkan pengemudi ojek online berinisial HS (56) terlindas hingga mengalami patah tulang pada kaki kiri dan harus menjalani operasi.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo mengatakan HS telah menjalani operasi dan masih dalam observasi di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Korban baru selesai pengambilan tindakan operasi, masih dalam observasi di RS Fatmawati,” kata Adiel saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2026).

Sementara itu, S masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman oleh penyidik Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi belum memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, S mengaku kaget dan panik saat insiden terjadi. Namun, polisi masih mendalami apakah kecelakaan dipicu kesalahan pengemudi atau masalah teknis pada kendaraan.

“Hasil pemeriksaan sementara sopir kaget dan panik,” ujar Adiel.

Hasil pemeriksaan narkoba terhadap S menunjukkan hasil negatif. Meski demikian, penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan masih berlangsung.

Kecelakaan bermula ketika mobil BYD yang dikemudikan S menabrak Honda Brio yang melaju searah di depannya. Mobil tersebut kemudian oleng ke kiri dan menabrak Honda Beat yang dikendarai HS.

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa menjelaskan, kecelakaan itu diduga berawal dari kurangnya kehati-hatian dan konsentrasi pengemudi.

“Karena kurang hati hati dan konsentrasi, menabrak kendaraan Brio yang melaju searah di depanya, kemudian oleng ke kiri menabrak kendaraan Honda Beat,” kata Kharisma, Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan video dashcam yang beredar di media sosial, HS sempat menoleh ke belakang ketika sepeda motornya tersenggol bagian depan mobil BYD. HS kemudian terjatuh ke aspal dan terlindas kendaraan tersebut.

Setelah menabrak sepeda motor HS, mobil BYD kembali menabrak kendaraan lain yang berhenti di sisi kiri jalan. Mobil itu kemudian naik ke trotoar dan menabrak dua mobil lainnya.

Kepolisian menyebut kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan, yakni mobil listrik BYD, sepeda motor Honda Beat, Wuling, Toyota Navi, dan Honda Mobilio.

Akibat kejadian itu, HS mengalami patah tulang pada kaki kiri dan luka lecet. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya juga mengalami kerusakan.

Setelah kecelakaan, warga mengamankan S sebelum menyerahkannya kepada polisi. Dalam video yang beredar di media sosial, S terlihat ditarik keluar dari mobil dan dipukul warga sebelum diserahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.