REI Bali Targetkan Penjualan Rp50 Miliar di BRI REI Bali Expo 2026

Perumahan/KSP

Generasi.co, DENPASAR – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Bali membidik transaksi sebesar Rp50 miliar dalam penyelenggaraan BRI REI Bali Expo 2026 yang akan berlangsung di Living World Denpasar pada 4-12 Juli 2026.

Koordinator BRI REI Bali Expo 2026, Arip Hendra, mengatakan target tersebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu yang berhasil mencapai nilai penjualan Rp40 miliar.

“Kalau tahun lalu kita targetkan Rp40 miliar dan itu tercapai, dan tahun ini penambahan target tidak terlalu banyak, hanya di kisaran 20 persenan,” kata Arip kepada wartawan di Sekretariat DPD REI Bali, Selasa (30/6/2026).

Selama sembilan hari pelaksanaan pameran, masyarakat akan disuguhkan sekitar 1.500 unit hunian, terdiri atas 500 rumah komersial dan 1.000 rumah subsidi yang dikembangkan oleh 17 pengembang di sembilan kabupaten dan kota di Bali.

Arip menjelaskan, pengunjung juga dapat memanfaatkan berbagai promo dari pengembang, seperti pembebasan biaya administrasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga bonus perlengkapan rumah, termasuk pendingin ruangan.

“Nanti pada saat expo, bisa dilihat satu-satu unitnya. Harapannya masyarakat bisa mendapat banyak pilihan rumah yang sesuai dari sisi rentang harga maupun lokasinya,” ujarnya.

Selain penawaran dari pengembang, Bank Rakyat Indonesia (BRI) turut menghadirkan program pembiayaan khusus selama pameran berlangsung.

Dept Head Secure Loan BRI Regional Denpasar, Rizky Bachtiar, mengatakan BRI menawarkan bunga KPR 1,75 persen fixed selama satu tahun, bebas biaya provisi dan administrasi, serta layanan instant approval bagi calon debitur.

“Kita juga ada program instant approval. Ada tim analis kami yang standby selama expo untuk mengecek kondisi nasabah dan menghitung serta menganalisa portofolionya,” kata Rizky.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPD REI Bali, Ketut Sony Sasana, menyebut BRI REI Bali Expo merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Paling penting adalah bagaimana expo ini bisa membantu pertumbuhan ekonomi. Karena namanya expo properti, banyak sekali turunannya,” ujarnya.

Menurut Sony, pergerakan sektor properti juga akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor lain, termasuk industri pendukung dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Jadi ada turunan di industri dan UMKM. Ketika properti bergerak, tentu ekonomi pasti akan tumbuh,” katanya.

Ketua Panitia Rakerda REI Bali, Anak Agung Ngurah Ananta Wijaya, menambahkan pameran tidak hanya menghadirkan penawaran hunian, tetapi juga hiburan bagi masyarakat. Acara pembukaan akan dimeriahkan oleh Dudy Oris, mantan vokalis Yovie & Nuno, pada 4 Juli 2026, sedangkan penutupan pada 12 Juli 2026 akan menghadirkan penampilan Crazy Horse.