BNI Tekankan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Keuangan Digital

DCIM100MEDIADJI_0199.JPG

Generasi.co, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan kepercayaan nasabah menjadi faktor utama dalam membangun industri keuangan digital di masa depan. Perseroan menilai perkembangan teknologi dan kolaborasi antarindustri harus tetap berjalan dengan mengutamakan keamanan serta kepentingan nasabah.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan transformasi digital membuka ruang kolaborasi yang semakin luas bagi industri keuangan. Namun, setiap inovasi yang dikembangkan harus tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Beyond Banking membuka kesempatan untuk kolaborasi. Namun karena berada di sektor keuangan, kita harus sama-sama menjaga kepercayaan nasabah. Cara kita berkolaborasi harus tetap mengedepankan kepentingan nasabah,” ujar Paolo dalam panel diskusi bertajuk “Beyond Banking: Rewiring the Financial System” pada rangkaian Indonesia Digital Banking Summit (IDBS) 2026 di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (7/7).

Menurut Paolo, BNI melihat kolaborasi sebagai strategi untuk menghadirkan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perseroan menggandeng mitra yang memiliki kompetensi tertentu untuk melengkapi kemampuan layanan perbankan.

Melalui kolaborasi tersebut, BNI menggabungkan layanan perbankan dengan inovasi dari berbagai mitra. Kerja sama dilakukan, antara lain, pada layanan identitas digital yang mendukung proses verifikasi lebih cepat dan akurat serta ekosistem pembayaran digital untuk memperluas pilihan transaksi masyarakat.

Di sisi lain, BNI tetap memperkuat kemampuan internal, terutama pada infrastruktur perbankan. Penguatan tersebut dilakukan agar setiap inovasi digital didukung sistem yang andal, aman, dan mampu menjaga kepercayaan nasabah.

Paolo menegaskan keamanan ekosistem digital juga menjadi perhatian penting seiring meningkatnya penggunaan layanan keuangan berbasis teknologi. Perlindungan terhadap risiko fraud dan ancaman siber harus diperkuat oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Semakin nyaman masyarakat menggunakan produk dan layanan sektor keuangan, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan seluruh ekosistem. Karena itu, inovasi harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat perlindungan bagi nasabah,” tutup Paolo.

BNI menyatakan akan terus memperkuat transformasi digital melalui inovasi yang bertanggung jawab, kolaborasi strategis, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Langkah tersebut dilakukan sejalan dengan tema peringatan HUT ke-80 BNI, yakni Swadharma Bhakti Negara, untuk menjaga kepercayaan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.