Panduan Pengisian DRH PPPK Sekolah Rakyat 2026 di SSCASN

ASN/Komdigi

Generasi.co, Jakarta – Peserta yang dinyatakan lolos seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 perlu menyelesaikan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) sebagai bagian dari proses pemberkasan.

Pengisian DRH PPPK Sekolah Rakyat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14-23 September 2026 melalui akun peserta di portal SSCASN. Peserta perlu melengkapi data diri, pendidikan, pekerjaan, keluarga, organisasi, hingga mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Sebelum memulai pengisian, peserta sebaiknya menyiapkan data dan dokumen yang diperlukan. Langkah ini penting agar proses pemberkasan tidak terkendala karena data belum lengkap atau terdapat kesalahan saat pengisian.

Cara Mengisi DRH PPPK Sekolah Rakyat 2026

Pengisian DRH dilakukan secara daring melalui portal SSCASN. Secara umum, tahapan yang perlu dilakukan peserta sebagai berikut:

  1. Buka laman SSCASN BKN.
  2. Login menggunakan NIK dan kata sandi akun SSCASN.
  3. Setelah masuk, peserta yang dinyatakan lolos akan mendapat notifikasi mengenai kelanjutan pengisian daftar riwayat hidup dan pemberkasan.
  4. Pilih opsi “Ya” untuk melanjutkan pemberkasan. Peserta yang memilih opsi “Tidak, Saya ingin mengundurkan diri” tidak melanjutkan proses.
  5. Setelah memilih “Ya”, peserta dapat mulai mengisi DRH.
  6. Isi bagian Biodata. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan warna merah. Peserta perlu memastikan seluruh data sesuai dengan dokumen resmi sebelum melanjutkan.
  7. Lengkapi Riwayat Pendidikan dan Kursus. Data pendidikan dan kursus yang sebelumnya digunakan saat melamar formasi dapat muncul secara otomatis. Peserta dapat melengkapi atau mengubah data melalui menu yang tersedia, kemudian menyimpannya.
  8. Isi Riwayat Pekerjaan, Penghargaan, dan Prestasi. Data yang dimasukkan harus merupakan pengalaman atau pencapaian yang diperoleh sebelum peserta menjadi calon PPPK.
  9. Lengkapi Riwayat Keluarga. Data yang perlu diisi mencakup pasangan, anak, orang tua kandung, saudara kandung, dan mertua. Jika pasangan berstatus PNS, data pasangan dapat diisi menggunakan NIP dan nama sesuai petunjuk sistem.
  10. Isi Riwayat Organisasi dengan mencantumkan organisasi yang pernah diikuti sebelum menjadi calon PPPK.
  11. Setelah seluruh data selesai, masuk ke tahap Unggah Dokumen.

Pada tahap akhir, peserta perlu mencetak DRH Perorangan dan DRH Riwayat. Dokumen tersebut kemudian dilengkapi sesuai petunjuk, termasuk tulisan tangan, tanda tangan, dan meterai apabila dipersyaratkan.

DRH yang telah dilengkapi kemudian dipindai dan diunggah kembali ke akun SSCASN bersama dokumen pemberkasan lainnya.

Peserta masih dapat memeriksa dan memperbaiki data sebelum memilih menu “Akhiri Proses DRH”. Setelah seluruh data dan dokumen dipastikan lengkap, proses dapat diakhiri melalui menu tersebut.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Untuk memperlancar pengisian, peserta dapat menyiapkan sejumlah dokumen yang digunakan dalam pemberkasan. Dokumen yang umum diperlukan antara lain:

  • Ijazah asli yang digunakan untuk melamar formasi;
  • Transkrip nilai asli;
  • Pasfoto sesuai ketentuan;
  • SKCK yang masih berlaku apabila dipersyaratkan;
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani;
  • Surat keterangan bebas narkotika apabila dipersyaratkan;
  • Surat Pernyataan 5 poin yang telah ditandatangani dan dibubuhi meterai;
  • DRH yang telah diisi dan ditandatangani; serta
  • Dokumen lain sesuai ketentuan instansi.

Daftar tersebut perlu dicocokkan kembali dengan petunjuk resmi yang tercantum di SSCASN dan pengumuman instansi karena persyaratan dapat mengikuti ketentuan pemberkasan yang berlaku.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum DRH Diakhiri

Peserta perlu memeriksa kembali seluruh data sebelum mengakhiri proses DRH. Pemeriksaan terutama dilakukan pada nama lengkap, NIK, tempat dan tanggal lahir, riwayat pendidikan, nomor ijazah, riwayat pekerjaan, serta data anggota keluarga.

Dokumen yang diunggah juga harus terbaca dengan jelas dan seluruh halaman yang dipersyaratkan tersedia. Peserta sebaiknya menyimpan salinan seluruh berkas yang telah diunggah.

Dengan jadwal pengisian yang terbatas pada 14-23 September 2026, peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk menyelesaikan pemberkasan. Pemantauan terhadap akun SSCASN dan pengumuman resmi instansi juga perlu dilakukan untuk mengetahui apabila terdapat perubahan petunjuk atau jadwal.