Generasi.co, TAPANULI UTARA – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong kolaborasi Kementerian Koperasi, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba melalui koperasi.
Ferry mengatakan sinergi lintas sektor dapat mendukung pengembangan kampus dan masyarakat sekaligus memperkuat koperasi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Ferry saat menghadiri kuliah umum bertajuk “From Campus To Future: Menyiapkan Generasi Profesional Menghadapi Transformasi Dunia Kerja” di Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (UNITA), Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa.
Dalam kegiatan tersebut, Ferry juga menyampaikan dukungan Kementerian Koperasi terhadap pengembangan pertanian terpadu di UNITA. Salah satunya melalui penanaman bawang putih di kawasan kampus yang dapat dijadikan proyek percontohan.
“Langkah ini diharapkan dapat membuktikan Indonesia mampu bersaing dan mengurangi ketergantungan pada impor komoditas pangan,” kata Ferry.
Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumban Toruan menyatakan komitmennya berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat sektor pertanian dan koperasi.
“Capaian ekonomi daerah dinilai masih perlu ditingkatkan melalui pengembangan SDM unggul di sektor pertanian,” katanya.
Rektor UNITA Meslin Silalahi berharap kuliah umum tersebut menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Kementerian Koperasi dan UNITA. Kolaborasi itu diarahkan pada pengembangan inovasi, program kewirausahaan, dan ekonomi masyarakat di Tapanuli Utara.
“Kampus adalah tempat kita menanam, dunia kerja adalah tempat kita memanen, masyarakat adalah tempat kita mengabdi, dan masa depan adalah tempat kita membuktikan bahwa pendidikan yang kita tempuh benar-benar memberikan makna,” kata Meslin.










