Generasi.co, SLEMAN – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan wondrZ, layanan tabungan bagi anak dan remaja usia 0 hingga 17 tahun yang terintegrasi dengan aplikasi wondr by BNI.
Layanan ini dirancang untuk mengenalkan kebiasaan menabung dan pengelolaan keuangan sejak dini. Orang tua tetap dapat mendampingi serta memantau aktivitas finansial anak melalui fitur yang tersedia.
RCEO BNI Wilayah 17 Yogyakarta Ari Masdianto Purnomo mengatakan wondrZ tidak hanya ditujukan untuk kepemilikan rekening, tetapi juga memberikan pengalaman kepada anak dalam mengelola uang secara bertahap.
“Yang kami dorong bukan sekadar kepemilikan rekening, tetapi bagaimana anak mulai memiliki pengalaman nyata dalam mengelola uang. Orang tua tetap menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran tersebut,” ujar Ari dalam Media Gathering di deMakijos, Sleman, Selasa (6/10/2026).
Rekening wondrZ dapat dimiliki anak sejak usia dini. Anak berusia 12 tahun ke atas dapat memperoleh akses transaksi digital melalui aplikasi wondr by BNI.
Melalui aplikasi tersebut, anak dapat belajar melakukan transaksi secara mandiri, termasuk menggunakan QRIS. Aktivitas transaksi tetap berada dalam pendampingan orang tua.
BNI menyediakan notifikasi transaksi secara real-time ke ponsel orang tua. Dengan fitur tersebut, orang tua dapat mengetahui aktivitas transaksi yang dilakukan anak.
Untuk membuka wondrZ, orang tua perlu menyiapkan Kartu Keluarga (KK) dan/atau Kartu Identitas Anak (KIA), serta KTP elektronik sesuai ketentuan pembukaan rekening. Data anak harus diisi dengan benar karena rekening tercatat atas nama anak.
WondrZ juga menyediakan kartu debit untuk transaksi anak. Limit transaksi melalui kartu debit sebesar Rp500.000 per hari, sedangkan transaksi melalui aplikasi wondr by BNI memiliki limit hingga Rp2 juta per hari sesuai ketentuan produk.
BNI tidak mengenakan biaya pengelolaan rekening wondrZ. Ketika anak mencapai usia 17 tahun, rekening tersebut akan dikonversi secara otomatis menjadi BNI Taplus Muda dengan nomor rekening yang sama.
Menurut Ari, layanan tersebut juga menjadi bagian dari strategi BNI membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah sejak usia muda.
“Anak yang sejak dini sudah terbiasa menabung, bertransaksi secara bijak, dan memahami nilai uang akan memiliki fondasi literasi keuangan yang lebih baik. Dari sisi perbankan, ini juga merupakan bagian dari membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda,” katanya.
WondrZ diperkenalkan BNI dalam rangkaian BNI wondrX 2026 di ICE BSD pada 21-23 Agustus 2026. Layanan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 BNI.
BNI Wilayah 17 Yogyakarta melihat pengembangan wondrZ dapat dilakukan melalui ekosistem sekolah, perguruan tinggi, komunitas keluarga, serta pusat aktivitas anak dan remaja.
“Ke depan, kami ingin wondrZ tidak hanya hadir sebagai produk tabungan, tetapi menjadi bagian dari ekosistem edukasi dan literasi keuangan bagi keluarga. Sekolah, orang tua, komunitas, dan BNI dapat bersama-sama membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” ujar Ari.










