Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno bersilaturahmi ke Prof. Haedar Nashir, bahas demokrasi Pancasila dan peluang kolaborasi isu lingkungan.
Generasi.co, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cikditiro, Yogyakarta.
Menurut Eddy, pertemuan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak lama, namun baru dapat terealisasi kali ini.
“Tentu niatnya adalah silaturahmi kepada beliau karena sudah direncanakan namun baru saat ini terlaksana. Kepada Prof. Haedar Nashir kami juga meminta masukan dan juga nasehat-nasehat dalam dinamika politik saat ini,” ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Haedar Nashir memberikan sejumlah pandangan strategis, terutama menyangkut kualitas demokrasi nasional. Eddy menuturkan masukan yang diberikan menekankan pentingnya sila keempat Pancasila sebagai landasan demokrasi, yakni musyawarah penuh hikmah dalam sistem perwakilan.
“Masukan beliau tentang representasi politik dalam hal ini DPR dan MPR sebagai rumah rakyat sangat relevan dengan dinamika politik saat ini. Beliau memberikan nasehat dan masukan kepada kami agar prosedur demokrasi yang dijalani saat ini bisa memberikan manfaat secara substansi kepada masyarakat, dalam hal ini adalah sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Eddy.
Selain membahas persoalan demokrasi, Eddy Soeparno juga menyampaikan sejumlah program yang tengah ia dorong di MPR, khususnya terkait isu lingkungan hidup, keadilan energi, dan perubahan iklim. Ia menekankan MPR harus menjadi ruang kolaboratif lintas kelompok, termasuk dengan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah.
“Kepada beliau saya melaporkan mengenai fokus dan inisiatif peran di MPR yakni dalam isu lingkungan hidup, transisi energi dan juga upaya mencegah dampak krisis iklim. Alhamdulillah Prof. Haedar menyambut baik apalagi Muhammadiyah juga memiliki bagian khusus yang menangani lingkungan hidup yakni Majelis Lingkungan Hidup,” kata Eddy.
Eddy menutup keterangannya dengan menyampaikan harapan agar silaturahmi ini dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih luas antara MPR dan Muhammadiyah, khususnya dalam upaya mendorong kebijakan publik yang berkeadilan dan berpihak pada masa depan lingkungan.
“Semoga ke depan bisa berkolaborasi untuk memberikan manfaat pada umat dan rakyat,” tutupnya.










