Generasi.co, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 sebagai identitas baru yang merepresentasikan perjalanan panjang perseroan dalam melayani masyarakat Indonesia. Peluncuran logo tersebut menjadi bagian dari peringatan delapan dekade pengabdian BNI sejak didirikan pada 5 Juli 1946.
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan peringatan HUT ke-80 bukan sekadar menandai usia perusahaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Usia 80 tahun bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui logo HUT ke-80, kami ingin menghadirkan interpretasi yang lebih humanis mengenai bagaimana nilai pengabdian BNI hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia,” ujar Putrama dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).
Ia menjelaskan BNI lahir pada 5 Juli 1946 atas gagasan R.M. Margono Djojohadikusumo sebagai bank milik bangsa yang dibentuk untuk memperkuat fondasi kedaulatan ekonomi Indonesia setelah kemerdekaan.
“BNI lahir dari semangat perjuangan dan keyakinan bahwa bangsa ini membutuhkan bank sendiri. Sejak awal, BNI bukan hanya hadir untuk menjalankan fungsi perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyusun harga diri ekonomi Indonesia,” katanya.
Menurut Putrama, sebagai bank nasional pertama milik negara, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa. Semangat tersebut, kata dia, terus menjadi landasan dalam pengembangan layanan, inovasi, dan budaya kerja perseroan hingga saat ini.
Logo HUT ke-80 mengusung filosofi yang menggambarkan perjalanan dan komitmen pelayanan BNI. Angka 8 dimaknai sebagai simbol tak terhingga (infinity) yang mencerminkan semangat melayani tanpa henti, sedangkan angka 0 melambangkan keutuhan dan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
BNI juga mengusung elemen visual berupa garis dinamis yang merepresentasikan semboyan Swadharma Bhakti Nagara, yakni semangat mengabdi dan melayani negeri melalui karya dan pelayanan terbaik. Sementara gradasi warna kuning-oranye melambangkan energi, optimisme, dan kehangatan, sedangkan biru tosca menggambarkan kepercayaan, stabilitas, dan profesionalisme.
Ke depan, logo HUT ke-80 akan digunakan sebagai identitas visual utama dalam berbagai kegiatan komunikasi, promosi, publikasi, dan aktivasi BNI bersama para mitra.
“Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa selama delapan dekade, BNI tidak hanya tumbuh sebagai institusi perbankan, tetapi juga terus menghidupkan nilai pengabdian melalui semangat Melayani Sepenuh Hati untuk kemajuan masyarakat, perekonomian, dan Indonesia,” ujar Putrama.
Melalui peringatan HUT ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan nilai Swadharma Bhakti Nagara dengan menghadirkan layanan keuangan yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.










