Eddy Soeparno Yakinkan Investor Indonesia Aman dan Stabil untuk Berinvestasi

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Sumber: mpr.go.id)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Sumber: mpr.go.id)

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno tegaskan Indonesia tetap aman bagi investor dan dukung iklim investasi bebas dari pungli, premanisme, dan anarki.

Generasi.co, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno memastikan situasi di Indonesia tetap kondusif bagi aktivitas investasi dan kegiatan ekonomi. Menurutnya, meskipun dinamika politik merupakan bagian dari sistem demokrasi, hal itu tidak menjadi penghalang bagi tumbuhnya iklim usaha yang sehat dan aman.

Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, Eddy menyebut kritik dan aspirasi masyarakat menjadi elemen penting dalam tata kelola pemerintahan. Ia menekankan pemerintah saat ini terbuka terhadap masukan, selama disampaikan secara damai.

“Presiden Prabowo memberikan ruang terhadap kritik dan evaluasi serta masukan dari masyarakat sepanjang tidak anarkis, tidak merusak fasilitas umum dan tidak memecah belah masyarakat. Ini bukti pemerintah yang responsif dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Selasa (2/9/2025).

Doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Indonesia itu juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, upaya menjaga komunikasi aktif dengan investor, pelaku usaha, dan emiten merupakan sinyal positif pemerintah serius dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Stabilitas ekonomi nasional adalah fondasi utama. Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif dengan cadangan devisa yang kuat. Apalagi sampai saat ini Indonesia juga memiliki sistem perbankan yang relatif sehat. Ini yang harus kita jaga bersama-sama,” jelasnya.

Eddy yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PAN menambahkan bahwa pemerintah terus berbenah dalam menciptakan kepastian hukum dan memberantas hambatan-hambatan dalam investasi, termasuk pungutan liar dan premanisme.

“Kami termasuk yang waktu itu juga menyampaikan pentingnya investasi bebas dari segala bentuk pungli atau premanisme yang merugikan. Sampai saat ini pembenahan terus dilakukan pemerintah agar iklim investasi di Indonesia tetap kondusif,” ungkapnya.

Sebagai pimpinan MPR, Eddy juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang demokrasi agar bebas dari tindakan anarkis yang dapat merusak kepercayaan investor. Ia menegaskan bahwa jika stabilitas terganggu, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kalau anarki dan kerusuhan terjadi lalu kemudian investasi pergi dari Indonesia maka yang merugi juga rakyat Indonesia yang terkena PHK. Karena itu saya mengajak mari kita jaga ruang menyampaikan pendapat ini dengan damai dan tertib demi kebaikan bersama,” tutupnya.

(mpr.go.id)