Perkuat Ekosistem Pensiunan, Bank Mandiri Taspen Usung 3 Pilar Mantap

Bank Mandiri Taspen/Laman Bank Mandiri Taspen

Bank Mandiri Taspen terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem pensiunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Tak sekadar menyediakan layanan keuangan, anak usaha Bank Mandiri ini kini fokus mendampingi para purna bakti agar tetap sehat, aktif, dan sejahtera di masa tua.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menegaskan bahwa hubungan dengan nasabah dibangun dalam jangka panjang, bukan sekadar transaksi perbankan. Hal ini diwujudkan melalui implementasi strategi “Tiga Pilar Mantap”.

“Sebelas tahun ini bukan hanya soal angka, tetapi juga soal makna kebersamaan dengan para nasabah, dan seluruh pihak yang mendukung kami terus bertumbuh,” ujar Panji dalam keterangannya.

Fasilitas Kesehatan dan Komunitas

Melalui pilar Mantap Sehat, perseroan memfasilitasi akses kesehatan bagi nasabah. Hingga tahun 2025, kegiatan senam rutin bulanan telah diikuti lebih dari 69.000 nasabah. Selain itu, tersedia 193 klinik kesehatan tanpa biaya yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Bank Mandiri Taspen akan kuat, jika nasabahnya juga kuat dan sehat,” jelas Panji.

Sementara pada pilar Mantap Aktif, pensiunan didorong untuk tetap produktif bersosialisasi. Salah satu wadah unggulannya adalah Mantap Cooking Club yang kini memiliki sekitar 14.000 anggota, bertujuan mempererat kebersamaan antar-nasabah.

Cetak Wirausaha Pensiunan

Untuk aspek ekonomi, pilar Mantap Sejahtera difokuskan pada pemberdayaan kewirausahaan. Bank Mandiri Taspen mendampingi nasabah mengembangkan usaha di berbagai sektor, mulai dari kerajinan batik, hidroponik, hingga budi daya lobster.

Program pendukung seperti Warung Mantap Sejahtera, agen kurir, hingga usaha frozen food turut digalakkan. Melalui program Mantapreneur Naik Kelas, para pensiunan juga dibekali ilmu pemasaran digital dan strategi ekspor.

“Melihat produk karya nasabah kami menembus pasar luar negeri adalah kebanggaan tersendiri. Ini membuktikan bahwa pensiunan tetap bisa berkarya dan berdaya saing,” tambah Panji.

Digitalisasi Layanan

Melengkapi ekosistem fisik, transformasi digital juga menjadi prioritas lewat aplikasi mobile banking Movin. Aplikasi ini memudahkan nasabah melakukan absensi (autentikasi) dan pembayaran kebutuhan bulanan tanpa harus datang ke kantor cabang.

“Kami pastikan layanan kami akan semakin dekat dengan para nasabah, sehingga tidak perlu ke luar rumah dalam melakukan transaksi,” pungkasnya.