Generasi.co, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendorong optimalisasi pemanfaatan Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) sebagai langkah untuk memperkuat kemitraan ekonomi Indonesia dan Chile. Menurutnya, implementasi perjanjian tersebut oleh pelaku usaha menjadi kunci agar kerja sama kedua negara menghasilkan manfaat yang lebih konkret.
Hal itu disampaikan Sugiono saat menerima kunjungan bilateral Menteri Luar Negeri Chile Francisco Pérez Mackenna di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (20/7/2026).
“Optimalisasi pemanfaatan Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) oleh pelaku usaha menjadi kunci untuk menerjemahkan kemitraan ekonomi kedua negara yang lebih konkret,” kata Sugiono, dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (21/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Chile sepakat memperdalam kerja sama ekonomi sekaligus mempererat kolaborasi di berbagai forum internasional.
Sugiono mengatakan Chile merupakan mitra potensial bagi Indonesia dalam pengembangan kerja sama sektor mineral kritis. Sebagai negara penghasil komoditas mineral, kedua negara memiliki peluang membangun kolaborasi dalam pengembangan industri hilirisasi yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah, penguatan rantai pasok global, serta penerapan praktik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Optimalisasi IC-CEPA juga diharapkan membuka peluang bisnis yang lebih luas dan saling menguntungkan bagi pelaku usaha di kedua negara.
Selain sektor ekonomi, kedua menteri turut membahas peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang riset dan ilmu pengetahuan, pertanian, serta kesehatan. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan bilateral sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan Chile.










