Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco dan Sekjen Sugiono beri peringatan keras ke kepala daerah, agar kebijakan yang dibuat tak membebani rakyat.
Generasi.co, Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh kepala daerah yang diusung oleh partainya agar tidak mengeluarkan kebijakan yang membebani rakyat.
Pernyataan itu disampaikan Dasco saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Gerindra Sumatera Utara di Medan. Ia menekankan seluruh kepala daerah, khususnya yang merupakan kader Gerindra, wajib menjalankan kebijakan yang berpihak pada rakyat atau populis.
“Seluruh kepala daerah yang merupakan kader Partai Gerindra, agar jangan membuat kebijakan tidak populis untuk masyarakat. Kita harus membuat kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Dasco dalam keterangannya, Kamis (14/8).
Menurutnya, kemenangan dalam pilkada bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Ia mengingatkan mandat dari rakyat harus dibalas dengan kerja konkret yang terasa manfaatnya oleh masyarakat.
Arahan tersebut, menurut Dasco, bukan sekadar imbauan, tetapi merupakan bagian dari identitas politik Gerindra. Hal ini juga sejalan dengan doktrin utama dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
“Rakyat akan melihat kehadiran seorang pemimpin dari Partai Gerindra sebagai pembuat kebijakan, benar-benar membawa perubahan positif dan berguna bagi kehidupan mereka sehari-hari,” ucap Dasco.
Pernyataan Dasco ini dinilai sebagai sinyal tegas yang merespons situasi yang tengah dihadapi oleh Bupati Pati Sudewo, yang juga merupakan kader Gerindra. Sudewo menuai kecaman setelah menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen.
Kebijakan tersebut memicu aksi protes besar-besaran dari warga Kabupaten Pati, yang memuncak pada unjuk rasa ribuan orang mengepung kantor bupati pada Rabu (13/8). Warga menuntut Sudewo mundur, sementara DPRD Pati juga telah membentuk Pansus Hak Angket untuk menyelidiki potensi pemakzulan.
Tak hanya karena kebijakannya, sikap Sudewo yang menantang warga untuk berdemo juga dinilai semakin memperkeruh suasana.
Menanggapi kontroversi ini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono ikut angkat suara. Ia menyampaikan pesan tegas kepada Sudewo agar lebih memperhatikan aspirasi rakyat sebelum mengambil keputusan.
“Selaku Sekjen DPP Partai Gerindra saya juga sudah menyampaikan kepada Bupati Sudewo agar memperhatikan aspirasi dari masyarakat, sehingga kebijakan yang diambil tidak menambah beban kepada masyarakat,” ujar Sugiono.
Sugiono menegaskan, peringatan tersebut bukan hanya sikap administratif, tetapi juga membawa garis ideologis partai yang diajarkan langsung oleh Prabowo Subianto kepada seluruh kader.
“Bahwa setiap kebijakan yang diambil harus selalu memperhitungkan dampak yang akan dirasakan oleh rakyat terkecil di daerah masing-masing. Partai kita adalah partai yang lahir dan besar karena perjuangan tersebut,” tegasnya.
(BAS/Red)










