GENERASI.CO, TANGERANG – Pemanfaatan sumber daya pangan lokal melalui riset dan inovasi menjadi fokus kolaborasi Swiss German University (SGU), Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan Hokkaido University dalam mendorong pengembangan sektor pangan dan pertanian.
Kolaborasi ini menjadi salah satu sorotan dalam peringatan World Food Day 2026 yang diselenggarakan SGU bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Tangerang di kampus SGU, Alam Sutera, Tangerang, pada Rabu (20/10/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat peran pendidikan dan riset dalam membangun ekosistem inovasi pangan yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan potensi sumber daya lokal.
Melalui keterlibatan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelajar, World Food Day 2026 membuka ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan pangan serta peluang pemanfaatan bahan lokal untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan terpisah, Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam mendorong inovasi yang memiliki relevansi nyata bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghubungkan riset dan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra internasional, kami ingin mendorong pengembangan inovasi yang tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga mengeksplorasi potensi sumber daya lokal untuk menghasilkan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Rektor SGU.
Perspektif tersebut turut dibahas dalam sesi diskusi bertajuk “Peran Pendidikan dalam Membangun Ekosistem Inovasi di Bidang Pangan dan Pertanian”, yang menghadirkan Maria Stefanie Dwiyanti, Ph.D., dari Research Faculty of Agriculture, Hokkaido University, dan Della Rahmawati, Ph.D., dari Program Studi Food Technology, SGU.
Diskusi ini menyoroti kontribusi pendidikan dan kolaborasi akademik dalam mendukung pengembangan inovasi pangan dan pertanian.
Eksplorasi potensi lokal juga tercermin dalam Food Innovation Exhibition, yang mengangkat tema fermentasi dan sumber daya pangan lokal, gagasan pangan masa depan, serta pengembangan produk pangan berbasis bahan lokal.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa SGU menghadirkan inovasi dan gagasan segar untuk memajukan serta menguatkan komoditas pangan lokal Kabupaten Tangerang.
Keterlibatan pelajar SMA di Kabupaten Tangerang dalam workshop dan kegiatan pameran turut memperkenalkan pentingnya ilmu pengetahuan, kreativitas, dan riset dalam menjawab tantangan sektor pangan dan pertanian.
Partisipasi generasi muda diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai peluang inovasi sekaligus mendorong minat terhadap pengembangan pangan berbasis potensi daerah.
Melalui World Food Day 2026, SGU dan Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan mitra akademik dalam memperkuat ekosistem inovasi pangan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi pengembangan pengetahuan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih optimal untuk mendukung pembangunan sektor pangan dan pertanian yang berkelanjutan.










