Mensesneg Prasetyo Hadi sebut pemerintahan Prabowo tunjukkan gaya baru yang responsif, ditandai dengan percepatan penanganan masalah Pulau Enggano lewat Inpres.
Generasi.co, Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai mengusung pendekatan kepemimpinan yang lebih responsif dan progresif. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat menanggapi langkah cepat pemerintah dalam menangani persoalan isolasi di Pulau Enggano, Bengkulu Utara.
“Inilah boleh kita sebut gaya baru pemerintahan sekarang, kita coba responsif dan memang seharusnya,” ujar Prasetyo, dikutip Jumat (4/7/2025).
Prasetyo menjelaskan, dinamika persoalan yang berkembang di masyarakat membutuhkan respons yang cepat dari pemerintah. Menurutnya, pendekatan seperti ini semestinya memang menjadi standar dalam tata kelola pemerintahan modern.
“Dan memang seharusnya menurut kami memang seperti itu karena permasalahan di masyarakat kan tentunya dinamika itu terjadi dengan sangat cepat dengan segala jenis permasalahan,” tambahnya.
Selain kecepatan respons, Prasetyo juga menyoroti efektivitas komunikasi lintas lembaga yang kini terjalin baik antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, hal ini turut memperlancar implementasi kebijakan.
“DPR juga sekarang kita komunikasi sangat mudah sekali saya dengan pimpinan-pimpinan DPR karena kebetulan juga dulu pernah di tugas di sana,” jelas Prasetyo.
“Jadi komunikasinya enak sehingga banyak permasalahan-permasalahan yang bisa dengan cepat kita cari jalan keluarnya,” lanjutnya.
Langkah Cepat Tangani Enggano
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengambil langkah tegas dengan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk mempercepat pembangunan dan menyelesaikan hambatan infrastruktur di Pulau Enggano. Pulau ini selama ini menghadapi kesulitan akses akibat dangkalnya alur Pelabuhan Pulau Baai.
“Saya berharap rakyat Enggano tetap semangat. Kita akan terus bantu dan mendorong pembangunan Enggano, sekarang ini saya tanda tangan inpres untuk mempercepat kelancaran pembangunan di Enggano,” ucap Prabowo, Selasa (24/6).
Instruksi tersebut muncul setelah koordinasi antara Presiden dan pimpinan DPR, termasuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Turut hadir dalam rapat tersebut Mensesneg Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Aspirasi Masyarakat yang Direspons Cepat
Dorongan penanganan Enggano juga berasal dari aspirasi langsung masyarakat. Setelah perwakilan warga Enggano menyampaikan keluhan kepada Dasco, ia segera berkoordinasi dengan Ketua DPR Puan Maharani untuk menyampaikan langsung kepada Presiden.
“Ketua DPR dan saya diminta berkomunikasi dengan Presiden untuk Pulau Enggano, penyelesaian-penyelesaian yang dilakukan dengan komunikasi-komunikasi,” kata Dasco, Selasa (24/6).
Ia menambahkan dirinya secara resmi telah diminta Ketua DPR untuk mewakili lembaga legislatif dalam koordinasi dengan pemerintah.
“Hari ini DPR, dalam hal ini saya sudah diminta oleh Mbak Puan (Ketua DPR Puan Maharani) untuk mewakili DPR, kami akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak pemerintah untuk penyelesaian tuntas masalah Enggano,” jelas Dasco.
Langkah cepat dan koordinasi lintas lembaga dalam merespons persoalan daerah seperti Enggano dinilai sebagai bentuk nyata dari gaya pemerintahan Prabowo yang adaptif dan mengedepankan kecepatan dalam pelayanan publik.
(BAS/Red)










