Kata Prabowo soal Gerindra dan PDIP Kakak-Adik, Muzani Sebut Ada Kedekatan Historis

Ketua MPR RI Ahmad Muzani (Sumber: Instagram @ahmadmuzani2)
Ketua MPR RI Ahmad Muzani (Sumber: Instagram @ahmadmuzani2)

Ahmad Muzani sebut pernyataan Prabowo soal hubungan PDIP-Gerindra sebagai kakak-adik cerminkan kedekatan historis dan peluang kerja sama ke depan.

Generasi.co, Jakarta – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut hubungan Partai Gerindra dengan PDI Perjuangan layaknya kakak dan adik. Menurut Muzani, ungkapan tersebut mencerminkan kedekatan emosional dan sejarah panjang antara kedua partai politik tersebut.

Berbicara di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/7/2025), Muzani menjelaskan PDI Perjuangan merupakan partai yang lebih dahulu berdiri dan memiliki rekam jejak panjang dalam sejarah politik Indonesia. Sementara itu, Gerindra yang masih berusia 17 tahun pada 2025, memandang PDIP sebagai partai senior dalam perjuangan politik.

“Gerindra umurnya baru 17 tahun, sementara PDI Perjuangan umurnya jauh lebih tua. Bahkan kalau ditarik ke belakang dengan PNI-nya jauh lebih tua lagi, sehingga Pak Prabowo menganggap itu adalah kakak asuh atau kakak dari perjuangan,” ujar Muzani dikutip dari ANTARA, Rabu (23/7).

Ia juga menyatakan meskipun keduanya kerap memiliki pandangan berbeda dalam politik, terdapat sejumlah kesamaan visi dan momen kolaboratif yang memperkuat hubungan di antara keduanya. Salah satu contohnya adalah saat Prabowo Subianto maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009.

Lebih lanjut, Muzani tidak menutup kemungkinan adanya kerja sama politik antara Gerindra dan PDIP dalam pemerintahan ke depan. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ia juga mengapresiasi peran konstruktif PDIP di parlemen yang dinilainya sangat membantu jalannya pemerintahan.

“Kami sangat terbantu dengan beberapa sikap PDIP yang sangat akomodatif dan sangat baik dalam pemerintahan, terutama di parlemen,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam acara peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah pada 21 Juli 2025, Presiden Prabowo menyampaikan pandangannya mengenai kedekatan ideologis Gerindra dengan PDIP di hadapan Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Nyuwun sewu Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga, mungkin kalau dipotong (menunjuk dada) ini yang keluar Marhaen juga. Ini sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik ini,” ujar Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut turut menggarisbawahi bagaimana nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno menjadi milik bersama dan menjadi landasan semangat nasionalisme lintas partai.

(BAS/Red)