Satu Komando, Sinergi Prasetyo Hadi dan Hasan Nasbi Perkuat Pesan Presiden

Prasetyo Hadi dan Hasan Nasbi (Generasi)
Prasetyo Hadi dan Hasan Nasbi (Generasi)

Kantor Komunikasi Presiden tegaskan komunikasi Presiden Prabowo kini terpusat di bawah Hasan Nasbi dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Generasi.co, Jakarta – Deputi II Bidang Diseminasi dan Media Informasi dari Kantor Komunikasi Presiden (Presidential Communication Office/PCO) Noudhy Valdryno menegaskan pengelolaan komunikasi Presiden Prabowo Subianto telah dikonsolidasikan di bawah kendali Kepala PCO, Hasan Nasbi.

Koordinasi ini juga mendapatkan dukungan langsung dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia menyampaikan struktur komunikasi di lingkungan Istana Kepresidenan telah disesuaikan dan diperjelas berdasarkan mandat dalam Peraturan Presiden.

“Menurut Peraturan Presiden, Jubir Presiden itu yang saat ini hanya satu, yaitu Kepala Kantor Komunikasi Presiden. Kemudian beliau selaku pimpinan kantor itu mengangkat Jubir per bidang, namanya Jubir Kantor Komunikasi Presiden. Jadi kita pecah-pecah per bidang supaya sesuai sama keahlian,” ungkap Noudhy dikutip Jumat (20/6/2025).

Noudhy menekankan pentingnya peran PCO sebagai pusat pengendali komunikasi, memastikan seluruh narasi publik yang disampaikan tetap sejalan dengan arahan presiden.

“Nah, di situasi ini variabelnya kan banyak sekali. Ada pimpinan-pimpinan yang berpikir A, ada pimpinan-pimpinan yang berpikir B. Inilah tantangan terbesar seorang pimpinan Kantor Komunikasi Presiden yang juga menurut Peraturan Presidennya merangkap sebagai Koordinator Jubir Presiden,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan Presiden Prabowo telah memberikan arahan langsung agar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, ikut mendampingi Kepala PCO dalam peran komunikasi strategis ke publik.

“Pak Presiden instruksikan supaya Pak Hasan juga bekerja sama dengan jubir-jubir Presiden, Pak Mensesneg sebagai pimpinan paling senior di lingkungan Istana juga ikut dalam membantu komunikasi,” ujarnya.

Menurut Noudhy, kehadiran Prasetyo Hadi memberi bobot dan otoritas lebih kuat terhadap pesan-pesan resmi dari Istana.

“Kalau sudah Pak Mensesneg yang ngomong ya itu pasti valid dan pasti sesuai dengan arahan Presiden. Pak Hasan ngomong pun sudah pasti koordinasi dengan Pak Mensesneg, koordinasi dengan Pak Presiden, semua pasti sudah tahu,” katanya.

Ia pun menyatakan sinergi antara Hasan Nasbi dan Prasetyo Hadi akan menyatukan berbagai suara dari Istana dalam satu arah komunikasi yang konsisten.

“Ini saya rasa sekarang kerjasama yang baik antara beliau berdua sebagai pimpinan tertinggi komunikasi. Dan saya rasa menguntungkan juga untuk masyarakat, jadi nggak bingung lagi ini informasi mana sih yang paling valid,” tandasnya.

(BAS/Red)