Kalahkan Racing Santander 3-0, Mourinho Soroti Ancaman Tuan Rumah

Real Madrid/IG

Generasi.co, SANTANDER – Jose Mourinho menegaskan Real Madrid tidak boleh menganggap pertandingan selesai meski sudah unggul tiga gol atas Racing Santander pada babak pertama. Menurut dia, dukungan suporter tuan rumah di Stadion El Sardinero membuat Racing tetap berbahaya hingga peluit akhir.

Real Madrid menang 3-0 dalam pertandingan pekan ke-11 Liga Spanyol 2026-2027 di Stadion El Sardinero, Santander, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Los Blancos menjadi enam pertandingan beruntun di semua kompetisi.

Kylian Mbappe membuka keunggulan Real Madrid melalui penalti pada menit ke-11. Jude Bellingham menggandakan skor pada menit ke-21, sebelum Yan Diomande mencetak gol ketiga melalui tembakan voli keras pada menit ke-36.

Mourinho menilai keunggulan tiga gol tidak serta-merta menghilangkan ancaman Racing. Atmosfer stadion dan dukungan suporter membuat pertandingan tetap sulit bagi tim tamu.

“El Sardinero punya banyak energi. Tim ini sangat gigih. Bahkan ketika tertinggal 0-3, stadion tetap mendukung mereka. Ancaman itu masih ada,” kata Mourinho dalam konferensi pers.

Pelatih asal Portugal itu mengakui Real Madrid sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol tambahan. Namun, ia mengingatkan situasi pertandingan bisa berubah apabila Racing berhasil memperkecil ketertinggalan.

“Kami bisa saja menang 4-0 atau 5-0 dengan peluang yang kami miliki, tetapi keadaan bisa menjadi rumit. Mereka akan bangkit jika bisa membukukan satu gol. Saya tidak pernah menganggap pertandingan sudah selesai,” ujarnya.

Racing memang berusaha bangkit pada babak kedua. Tuan rumah bahkan sempat mendominasi penguasaan bola hingga sekitar 70 persen. Namun, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya untuk membongkar pertahanan Real Madrid.

Sebaliknya, Mbappe hampir menambah keunggulan Los Blancos melalui tembakan keras. Namun, bola hanya membentur tiang gawang.

Pertandingan juga diwarnai insiden penalti yang sempat diberikan kepada Racing setelah Aurelien Tchouameni diduga melakukan handball ketika berduel dengan Matteo Prati. Wasit kemudian membatalkan keputusan tersebut setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).

Mourinho mengatakan awalnya menerima keputusan wasit ketika penalti diberikan. Namun, setelah melihat tayangan ulang di monitor, ia menilai insiden tersebut tidak layak berbuah tendangan dari titik putih.

“Ketika wasit memberikan penalti, saya tenang. Ketika melihatnya di monitor, saya mengatakan bahwa jika VAR tidak tertidur, itu bukan penalti. Bagi saya, jelas itu bukan penalti,” ujarnya.

Mourinho juga mengapresiasi atmosfer yang diciptakan suporter Racing. Menurut dia, pendukung tuan rumah tidak sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi ikut terlibat dalam memberikan tekanan kepada lawan.

Ia menilai protes kubu Racing terhadap keputusan wasit juga menjadi bagian dari karakter tim dan pendukung tuan rumah.

Terkait perkembangan timnya, Mourinho mengatakan Real Madrid belum sepenuhnya mencapai bentuk permainan yang diinginkan. Namun, ia melihat kemajuan sejak mulai menangani klub tersebut kurang dari empat bulan lalu.

“Belum 100 persen, tetapi kami terus berkembang. Kurang dari empat bulan adalah waktu yang singkat, dan kami berkembang secara bertahap,” kata Mourinho.

Ia menambahkan mulai memahami berbagai hal yang sebelumnya belum dipahaminya pada hari pertama. Para pemain juga semakin mengerti gaya kepelatihan serta prinsip-prinsip permainan yang tidak bisa ditawar.

Mourinho menilai hubungan antara pemain, pelatih, gagasan permainan, dan kualitas skuad berjalan dengan baik.

Mourinho turut menjelaskan keputusannya tidak menggunakan seluruh lima jatah pergantian pemain dalam pertandingan tersebut. Menurut dia, pertandingan baru benar-benar berakhir ketika wasit meniup peluit akhir.

Ia juga mempertimbangkan jadwal pertandingan berikutnya pada Rabu. Beberapa pemain yang tampil melawan Racing tidak akan bermain pada laga tersebut sehingga ia memilih memberi mereka kesempatan bermain lebih lama.

Mourinho kemudian menyindir jadwal kompetisi Spanyol. Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi seharusnya mendukung klub-klub peserta kompetisi Eropa agar bisa terus meraih kemenangan.

Hasil di Santander membuat Real Madrid semakin memperpanjang momentum positif setelah sebelumnya mengalahkan Barcelona di Camp Nou pada akhir pekan sebelumnya.