Bill Gates Ungkap Hubungan di Luar Nikah dan Pertemuan dengan Jeffrey Epstein

Pendiri Microsoft, Bill Gates/IG

Generasi.co, WASHINGTON – Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengakui pernah menjalin tiga hubungan di luar pernikahan dalam kesaksian tertutup di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein.

Dilansir melalui The Telegraph, transkrip kesaksian yang dipublikasikan pada Selasa mengungkap bahwa Gates menyebut dua perempuan asal Rusia, yakni pemain bridge Mila Antonova dan fisikawan nuklir Karima Nigmatulina, sebagai perempuan yang pernah memiliki hubungan dengannya di luar pernikahan.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama beberapa jam pada 10 Juni, Gates juga mengakui pernah memiliki hubungan dengan ilmuwan dan pengusaha medis Dr Alice Jacobs Nesselrodt.

Well, there was a time when I had an affair with Dr Jacobs [Nesselrodt],” kata Gates saat ditanya anggota Kongres mengenai sebuah email yang dikirim Epstein kepada dirinya sendiri pada Juli 2013.

Gates menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pelanggaran seksual dan selalu membantah mengetahui praktik pelecehan yang dilakukan Epstein. Namun, ia mengakui kemungkinan pernah berada di sekitar korban Epstein tanpa menyadarinya karena sejumlah perempuan dan gadis bekerja untuk miliarder tersebut.

Ia juga mengaku pernah khawatir tertular penyakit menular seksual dari salah satu hubungan tersebut dan mungkin pernah menyampaikan kekhawatirannya kepada Boris Nikolic, karyawannya sekaligus teman bersama Epstein.

“Saya tidak pernah mengidap penyakit menular seksual. Saya mungkin pernah mengungkapkan kekhawatiran mengenai hal itu, tetapi saya tidak pernah mengidapnya dan tidak pernah diam-diam memberikan obat kepada siapa pun,” ujar Gates.

Dalam kesaksiannya, Gates mengatakan Epstein tampaknya mempertimbangkan untuk memeras dirinya setelah mengetahui hubungan-hubungan tersebut.

“Kelihatannya brainstorming Mr Epstein mengarah ke sana,” kata Gates mengenai dugaan upaya pemerasan itu.

Ia juga menceritakan pertemuan langsung dengan Epstein di kantor Gates Ventures di Seattle pada Agustus 2013. Menurut Gates, dalam pertemuan itu Epstein beberapa kali melontarkan sindiran mengenai hubungan pribadinya.

“Ada bahasa yang bersifat tersirat, seperti, ‘kita semua seharusnya berteman’. Saya mengatakan dengan sangat jelas bahwa jika Anda berpikir akan mendapatkan lebih banyak uang dari ini, hal itu tidak akan terjadi,” kata Gates.

Gates memperkirakan dirinya bertemu Epstein sekitar 12 hingga 14 kali serta melakukan dua panggilan Skype selama empat tahun hubungan mereka.

Ia mengaku mengetahui Epstein pernah dihukum dalam kasus kejahatan seksual ketika pertama kali bertemu dengannya pada 2011. Namun, saat itu ia masih menilai Epstein dapat membantu menggalang dana untuk kegiatan filantropinya.

Menurut Gates, hubungan dengan Epstein diputus pada 2014 setelah berbagai janji untuk menghadirkan donor besar bagi kegiatan amalnya tidak pernah terwujud.