BNI Pilih Kolaborasi untuk Perkuat Bisnis Universal Banking

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali/Ist.

Generasi.co, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan akan mengedepankan strategi kolaborasi dalam mengembangkan bisnis di era universal banking. Perseroan menilai kemitraan dengan pelaku industri yang memiliki keahlian khusus akan menghasilkan solusi yang lebih optimal bagi nasabah.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan, meski BNI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia, tidak semua layanan harus dikembangkan secara mandiri. Menurutnya, setiap perusahaan memiliki kompetensi dan keunggulan masing-masing sehingga kolaborasi menjadi pendekatan yang lebih efektif.

“BNI memang memiliki skala yang besar, tetapi bukan berarti kami harus melakukan semuanya sendiri. Untuk layanan yang sifatnya sangat spesialis, kami justru akan bekerja sama dengan pihak-pihak yang memang memiliki keahlian di bidang tersebut,” ujar Paolo dalam Indonesia Digital Bank Summit 2026 di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Paolo menegaskan, fokus utama BNI adalah menghadirkan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan nasabah, baik melalui pengembangan internal maupun hasil kerja sama dengan mitra.

“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana memberikan offering terbaik kepada nasabah. Pendekatannya bukan siapa yang mengembangkan layanan, tetapi bagaimana kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan solusi yang paling tepat,” katanya.

Menurut Paolo, BNI akan terus memperkuat kapabilitas pada infrastruktur dan kompetensi inti yang dimiliki. Sementara untuk layanan yang membutuhkan keahlian khusus, perseroan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra di sektor jasa keuangan maupun teknologi.

Ia menilai strategi tersebut akan mempercepat inovasi sekaligus memperluas pilihan layanan yang dapat dinikmati nasabah.