Generasi.co, NUSANTARA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo meminta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya mengejar kesiapan fisik, tetapi juga membuka ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) lokal.
Menurut Rahayu, pelaku usaha lokal harus menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang tumbuh di IKN. Ia menilai pembangunan ibu kota baru harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut.
“UMKM dan IKM harus mendapat ruang. Jangan sampai pembangunan IKN tidak memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal, padahal lebih dari 90 persen usaha di Indonesia berasal dari sektor UMKM,” tegas Rahayu.
Pernyataan itu disampaikan Rahayu saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (10/7/2026).
Selain mendorong keterlibatan UMKM, Rahayu juga mengapresiasi tingginya tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam pembangunan IKN. Menurutnya, penggunaan produk dalam negeri menunjukkan kemampuan industri nasional dalam mendukung pembangunan ibu kota baru.
“Tentunya ke IKN ini dalam rangka melihat progres yang telah terjadi. Kami sangat senang mendengar bahwa TKDN dalam pembangunan IKN sudah cukup tinggi, baik dalam pengadaan barang, penggunaan material, maupun pelibatan masyarakat lokal,” ujar Rahayu.
Sebagai mitra kerja Kementerian Perindustrian, Komisi VII DPR RI terus mendorong peningkatan TKDN di berbagai sektor pembangunan. Rahayu menyebut IKN harus menjadi etalase kemampuan industri nasional sekaligus mencerminkan optimalisasi penggunaan produk dalam negeri.
“TKDN harus terus ditingkatkan karena IKN akan menjadi wajah Indonesia di mata dunia, termasuk bagi para tamu negara yang berkunjung,” katanya.
Rahayu mengaku telah menyampaikan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha lokal kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Ia meminta pembangunan IKN berjalan seiring dengan penguatan masyarakat dan sektor usaha lokal.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan pihaknya terus meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM melalui berbagai program, seperti pelatihan peningkatan kualitas produk, penyediaan ruang usaha, serta pendampingan agar pelaku UMKM dapat berkembang bersama pembangunan IKN.










