Profil Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi Yang Terjaring OTT KPK

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang/Pemkab Bekasi

Nama Ade Kuswara Kunang mendadak menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/12) dini hari. Ade Kuswara merupakan salah satu dari 10 orang yang diamankan dalam operasi tersebut dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.

“Benar, salah satunya Bupati Bekasi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.

Ade Kuswara Kunang adalah Bupati Bekasi periode 2025–2030. Ia resmi dilantik pada 20 Februari 2025 dan tercatat sebagai bupati ke-15 Kabupaten Bekasi. Usianya terbilang muda saat menjabat kepala daerah, yakni 31 tahun.

Dalam Pilkada Bekasi 2024, Ade maju bersama Asep Surya Atmaja sebagai wakil bupati dengan nomor urut 3. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Mereka keluar sebagai pemenang dengan perolehan 666.494 suara atau 45,68 persen.

Ade Kuswara lahir pada 15 Agustus 1993. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Presiden dan meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2016.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Ade meniti karier politik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dari PDIP. Ia menjabat sebagai anggota DPRD pada periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029 sebelum akhirnya maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

Penangkapan Ade Kuswara Kunang oleh KPK menambah daftar kepala daerah yang terseret kasus hukum. Hingga saat ini, KPK belum mengungkapkan secara rinci dugaan perkara yang menjerat Ade maupun status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.