Generasi.co, Sumenep – Sebanyak 236 orang telah dievakuasi dari KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Dari jumlah tersebut, 231 orang dinyatakan selamat dan lima lainnya meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan data terbaru dihimpun hingga pukul 21.00 WIB. Jumlah korban yang berhasil dievakuasi bertambah empat orang dibanding laporan sebelumnya pada Minggu sore.
“Selamat 231 orang, meninggal dunia 5 orang, total 236 orang,” kata Nanang.
Operasi penyelamatan melibatkan sedikitnya 10 kapal yang berada di sekitar lokasi. Penumpang yang selamat dievakuasi menuju Surabaya, Kalianget, hingga Pelabuhan Lembar, Lombok, sesuai posisi kapal penolong masing-masing.
Sebagian besar korban diselamatkan Kapal Meratus Pematang Siantar yang mengevakuasi 111 orang dan dua korban meninggal sebelum berlayar menuju Surabaya. TB Hasnur 26 menyelamatkan 65 orang dan mengevakuasi satu korban meninggal. Korban lainnya dievakuasi oleh Meratus Project 3, Selaras Mas, British Mentor, kapal nelayan Ambunten, serta kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi.
Hingga pukul 11.00 WIB, tim SAR masih melaporkan sekitar 40 orang berada di atas kapal. Operasi penyelamatan terus dilakukan bersama unsur SAR gabungan, Syahbandar, dan kapal-kapal yang melintas.
Laporan situasi Kantor SAR Kelas A Surabaya menyebut kapal penumpang rute Surabaya-Makassar itu membawa sekitar 180 penumpang dan 40 kru kapal. Sementara data manifest yang dihimpun Ditpolairud Polda Jawa Timur mencatat kapal mengangkut 232 penumpang dan 181 kendaraan.
Kebakaran diperkirakan terjadi saat kapal melintas di perairan utara Pulau Sapudi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Nahkoda sempat melaporkan kondisi darurat kepada PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), namun setelah itu komunikasi terputus.
Pada pukul 08.24 WIB, Kantor SAR Surabaya menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak mengenai kapal yang terbakar. Satu menit kemudian, PT ALP menghubungi SAR untuk mengonfirmasi insiden tersebut.
SAR kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak dan SROP Kalianget guna memastikan posisi kapal. Hasil komunikasi dengan Meratus Project 3 menunjukkan KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.
Saat itu kapal dilaporkan hampir terbakar habis. Penumpang berkumpul di anjungan dan haluan sambil mengenakan jaket pelampung menunggu pertolongan.
Meratus Project 3 tidak dapat merapat karena mengangkut muatan mudah terbakar. Proses evakuasi kemudian diambil alih TB Hasnur 26.
Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi pada pukul 09.55 WIB, disusul Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Pos SAR Sumenep lima menit kemudian.
Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang melompat ke laut untuk menghindari kobaran api. Mereka dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan kapal British Mentor. Pada saat bersamaan, sejumlah kapal lain, seperti Prakarsa Mas, Meratus Pematang Siantar, dan Transco Arafura, turut membantu proses penyelamatan.
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur juga menerbitkan surat perintah dan mengerahkan tujuh personel Unit II Intel untuk melakukan pemeriksaan serta pendataan di lokasi kejadian.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih belum diumumkan. Operasi penyelamatan serta penanganan korban masih terus berlangsung.










