Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk menjaga ketahanan pangan.
Pesan itu disampaikan Sudaryono saat menanggapi kebersamaan Presiden Prabowo dan Megawati Soekarnoputri pada peringatan Hari Lahir Pancasila.
Menurut Sudaryono, kebersamaan dua tokoh nasional tersebut menghadirkan suasana yang menenangkan dan memberi pesan penting tentang arti persatuan bagi bangsa.
“Presiden Prabowo bersanding erat berdampingan bersama Ibu Megawati. Senyum mereka berdua mekar ramah menyapa anak-anak sekolah. Pemandangan amat menyejukkan terhampar terang pada peringatan lahir Pancasila,” ujarnya.
Ia menilai suasana yang damai sangat dibutuhkan masyarakat, termasuk petani yang menggantungkan hasil kerja mereka pada stabilitas dan ketenangan.
“Kebersamaan tokoh sentral menyuntikkan rasa tenang tak ternilai. Petani pedesaan butuh suasana damai agar panen melimpah ruah. Persatuan menggaransi kerja keras kita menumbuhkan hasil maksimal,” kata Sudaryono.
Ia mengingatkan Indonesia merupakan negara besar yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa. Karena itu, semangat gotong royong perlu terus dijaga untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
“Negeri ini sangat teramat besar. Kita tidak akan mampu bekerja sendirian. Semangat gotong royong memastikan pasokan pangan selalu tersedia aman. Mari sama-sama merawat kerukunan demi masa depan anak cucu,” ujarnya.
Sudaryono meyakini upaya menjaga persatuan dan kerukunan yang dilakukan saat ini akan membawa manfaat bagi generasi mendatang.
“Bibit kerukunan hari ini pasti memanen kedamaian esok pagi,” tuturnya.










