Mensos Gus Ipul: 100 Ribu Lansia & Disabilitas Bakal Dapat Makan Bergizi Gratis

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar anak sekolah. Kemensos telah menyiapkan skema khusus untuk memberikan jatah makan bergizi bagi lebih dari 100 ribu lansia terlantar dan penyandang disabilitas pada tahun ini.

Rencana ini, menurut Gus Ipul, telah mendapatkan lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah lansia berusia di atas 75 tahun yang hidup sebatang kara.

“Jadi kan kita sudah ada itu perencanaan untuk memberikan MBG gratis untuk lansia terlantar di atas usia 75 tahun. Ada 100 ribu lebih. Kemudian MBG untuk penyandang disabilitas, tapi memang baru 36 ribu,” ujar Gus Ipul kepada wartawan, Kamis (08/01).

Siapkan Pasukan ‘Care Giver’

Berbeda dengan distribusi makan bergizi biasa, Gus Ipul menekankan adanya pendekatan humanis dalam program ini. Kemensos tengah menyiapkan tenaga pengasuh atau care giver yang tidak hanya bertugas mengantar makanan, tetapi juga memberikan perawatan dasar.

Hal ini dinilai krusial karena target penerima manfaat mayoritas hidup sendiri tanpa keluarga.

“Jadi di samping mengantarkan makanannya itu, karena mereka kan rata-rata hidup sendiri, itu mereka (petugas) bisa memberikan perawatan atau pengasuhan,” jelasnya.

Saat ini, program MBG sudah siap berjalan dengan frekuensi dua kali sehari. Namun, untuk tenaga care giver, Kemensos masih melakukan tahap pelatihan agar pelayanan yang diberikan sesuai standar.

Transformasi Program ‘Permakanan’

Gus Ipul menjelaskan bahwa inisiatif ini sejatinya adalah transformasi dari program lama yang dikenal sebagai “Permakanan”. Namun, standar dan mekanismenya kini ditingkatkan menjadi MBG.

Pelaksanaannya di lapangan tidak akan melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), melainkan memberdayakan Kelompok Masyarakat (Pokmas) agar lebih dekat dengan penerima manfaat.

“Yang layani (MBG) Pokmas. Karena ini yang ngeladeni bukan BGN, beda, kita standarnya beda. Jadi ini MBG lewat Kemensos,” tegasnya.

Respons Istana Soal Anak Jalanan

Di tempat terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyambut baik usulan perluasan jangkauan MBG hingga ke anak jalanan. Saat ditemui di Hambalang, Bogor, Selasa (06/01), Prasetyo menegaskan pemerintah terbuka terhadap masukan untuk menyempurnakan program andalan Prabowo tersebut.

“Kami terus membuka diri dan kalau memang ada sesuatu yang kami pemerintah masih luput atau alpa untuk tidak memikirkannya, silakan untuk disampaikan kepada kami,” ujar Prasetyo.