Prabowo Perintahkan Kampus Turun Gunung, Jadi ‘Asisten’ Pemda Sukseskan Gerakan ASRI

Presiden RI Prabowo Subianto/Presiden RI

Jakarta, Generasi.co — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto untuk segera mengerahkan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kampus-kampus ini ditugaskan untuk turun gunung bertindak sebagai “asisten” bagi pemerintah daerah (pemda) dalam menjalankan Gerakan Nasional Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Arahan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Ditemui usai ratas, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Kepala Negara menagih laporan rinci mengenai sejauh mana keterlibatan sivitas akademika dalam menyukseskan program kebersihan dan tata kota tersebut.

“Bapak Presiden telah memberikan petunjuk dan arahan beberapa waktu lalu bahwa kampus-kampus, terutama bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan daerah, misalnya penanganan sampah, kerapian, terkait dengan program ASRI Bapak Presiden, bagaimana pemda-pemda itu bisa dibantu, di-back up oleh kampus-kampus, peneliti, guru-guru besar,” jelas Brian kepada awak media.

Bentuk Tim Khusus dari UI, ITB, hingga UGM

Brian memaparkan, sinergi ini akan difokuskan pada penerapan disiplin ilmu teknis yang dapat langsung dieksekusi di lapangan untuk menyelesaikan masalah riil di daerah. Beberapa bidang keilmuan yang diharapkan segera berkontribusi antara lain:

  • Arsitektur untuk membantu perencanaan tata kota yang lebih rapi dan humanis.
  • Teknik Lingkungan dan Teknik Mesin untuk menghadirkan inovasi dan solusi nyata dalam penanganan masalah sampah daerah.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Brian menyatakan akan segera memanggil pimpinan kampus-kampus besar dari berbagai daerah, seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Tujuannya adalah membentuk tim khusus yang akan melekat dan memberikan rekomendasi kebijakan bagi kepala daerah masing-masing.

“Ini sejalan dengan program kami, Kemendiktisaintek Berdampak. Jadi, bagaimana penelitian dan pengajaran di kampus itu relevan dengan kebutuhan daerahnya. Tadi, Bapak Presiden minta agar lebih terstruktur lagi supaya seluruh kampus bisa berperan,” tegas Brian.

Panggil Sejumlah Pejabat Strategis

Selain mematangkan Gerakan ASRI bersama Mendiktisaintek, Presiden Prabowo pada Senin siang hingga sore hari itu juga terpantau memanggil sejumlah pejabat strategis lainnya ke Istana Kepresidenan.

Pejabat yang turut merapat antara lain Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto, Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan. Wamenhan Donny dan CTO Sigit terpantau keluar istana lebih dulu tanpa memberikan keterangan kepada wartawan, sementara Dirut Garuda Indonesia Glenny meninggalkan kompleks istana melalui pintu tertutup.