Menkop: Koperasi Syariah Bisa Jadi Alternatif Pembiayaan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono/IG

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan koperasi syariah memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional melalui sistem yang mengedepankan keadilan, inklusivitas, dan manfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ferry saat wawancara One on One dalam program News Hour CNN Indonesia bersama Yudi Yudawan pada 2 Juni 2026 dengan tema “Sinergi Koperasi dalam Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional”.

Menurut Ferry, koperasi syariah hadir dengan semangat ta’awun atau tolong-menolong, menerapkan sistem bagi hasil yang berkeadilan, serta menempatkan anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna layanan. Nilai-nilai tersebut membuat koperasi syariah memiliki posisi strategis dalam membangun perekonomian yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Koperasi syariah hadir dengan semangat ta’awun atau tolong-menolong, mengedepankan sistem bagi hasil yang berkeadilan, serta menempatkan anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna layanan,” ujarnya.

Ferry menegaskan koperasi syariah tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan. Menurut dia, koperasi syariah harus hadir sebagai lembaga keuangan berbasis komunitas yang dekat dengan kebutuhan riil masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Ia meyakini koperasi syariah dapat menjadi alternatif pembiayaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, koperasi syariah juga dinilai dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional agar semakin maju dan berdaya saing.

“Koperasi syariah harus hadir sebagai lembaga keuangan berbasis komunitas yang dekat dengan kebutuhan riil masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi anggotanya,” kata Ferry.