Generasi.co, BANJARNEGARA – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengembangkan usaha sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing desa. KDKMP juga dapat bekerja sama dengan warung dan UMKM lokal serta menyalurkan barang bersubsidi.
Ferry meminta koperasi tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam. Menurut dia, koperasi perlu didorong masuk ke sektor produksi, distribusi, dan industri.
“Koperasi produsen di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan sektor lainnya harus kita hidupkan kembali,” kata Ferry, seperti dikutip melalui Instagram pribadinya.
Ia mengatakan koperasi bahkan perlu didorong memiliki pabrik sendiri agar dapat menciptakan nilai tambah dari hasil produksi anggotanya.
Ferry juga menilai produk UMKM lokal, khususnya yang diproduksi di Banjarnegara, perlu diprioritaskan untuk dipasarkan melalui gerai KDKMP.
Menurut Ferry, penguatan sektor produksi dan distribusi sejalan dengan cita-cita untuk menguasai kedua sektor tersebut. Koperasi dinilai memiliki posisi penting karena merupakan badan usaha yang dibangun sebagai perkumpulan orang.
“Karena koperasi merupakan badan usaha yang dibangun sebagai perkumpulan orang, semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dapat dirasakan bersama,” ujarnya.
Ferry mengatakan koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi juga gerakan dan perkumpulan orang. Karena itu, pengembangan KDKMP perlu disesuaikan dengan potensi setiap desa.
“Kita ingin keberadaan KDKMP di Kabupaten Banjarnegara dapat berjalan dengan lancar, berkembang sesuai potensi desa, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya.










