Kapal Bahtera Seva II BRI Jangkau Nasabah di Pulau Terpencil

Kapal Bahtera Seva II/Marine Traffic

Generasi.co, BACAN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjangkau masyarakat di sekitar tujuh hingga delapan pulau di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, melalui layanan bank terapung Kapal Bahtera Seva II. Layanan ini menyediakan transaksi tabungan, transfer uang, hingga pengajuan kredit usaha, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Petugas lapangan BRI Unit Bacan, Wiranto Jumran, mengatakan layanan tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat kepulauan mengakses transaksi keuangan dan pembiayaan usaha tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor bank.

“Dari yang saya lihat dan dengar langsung dari masyarakat, layanan ini sangat membantu. Terutama bagi nasabah yang memiliki usaha di sektor pertanian maupun sektor lainnya dan membutuhkan perputaran modal,” ujar Wiranto di Bacan, Senin (26/10).

Jumlah nasabah yang dilayani melalui operasional Kapal Bahtera Seva II diperkirakan mencapai sekitar 400 orang. Wiranto sendiri menangani lebih dari 30 nasabah yang mengajukan kredit.

Jangkauan layanan tersebut menghadapi tantangan geografis. Keterbatasan dermaga membuat kapal tidak selalu bisa bersandar di desa tujuan. Petugas terkadang harus menggunakan perahu kecil untuk mencapai lokasi pelayanan maupun berpindah dari satu desa ke desa lain.

“Kalau ada dermaga yang tidak bisa disinggahi kapal, kami harus menggunakan perahu untuk menuju desa. Dari satu desa ke desa lainnya juga terkadang harus menggunakan perahu,” katanya.

Cuaca buruk, seperti hujan dan ombak tinggi, serta gangguan teknis pada mesin perahu juga dapat menghambat perjalanan petugas menuju lokasi pelayanan.

Untuk menjangkau masyarakat, BRI mengatur jadwal pelayaran berdasarkan wilayah tujuan. Pada minggu pertama hingga minggu ketiga setiap bulan, kapal mendatangi Desa Bajo dan Desa Lelei pada Senin, kemudian Desa Madopolo pada Selasa.

Pada Rabu, layanan berlangsung di Desa Gane Dalam dan Desa Pasipalele. Kapal selanjutnya menuju Desa Saketa pada Kamis dan Desa Kayoa Guruapin pada Jumat.

Pada minggu keempat, rute disesuaikan dengan kebutuhan wilayah. Kapal melayani Desa Bajo dan Desa Lelei pada Senin, Desa Madopolo pada Selasa, Desa Dowora dan Desa Pasipalele pada Rabu, Desa Saketa pada Kamis, serta Desa Kayoa Busua pada Jumat.

Operasional kapal tersebut didukung empat petugas, terdiri atas satu petugas layanan pelanggan (customer service), satu teller, serta dua petugas bidang bisnis dan pemasaran.