Sudaryono: Dapur MBG Akan Difokuskan ke Daerah dengan Kasus Stunting Tinggi

Kepala BGN Sudaryono/Kementan

Generasi.co, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) akan memprioritaskan aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah yang memiliki angka stunting tinggi dan sangat tinggi sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan langkah tersebut akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan dengan mengacu pada data stunting yang dimiliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Dalam waktu minggu-minggu ini, kami fokus mengaktivasi dapur-dapur yang berada di wilayah yang kondisi stuntingnya tinggi dan tinggi sekali,” kata Sudaryono, dikutip dari Breaking News Metro TV, Rabu (5/8/2026).

Menurut Sudaryono, data Kementerian Kesehatan akan dipadankan dengan data yang dimiliki BGN untuk mengetahui apakah wilayah dengan prevalensi stunting tinggi telah memiliki dapur MBG.

Apabila belum tersedia SPPG di daerah tersebut, BGN akan membangun dapur baru agar program dapat menjangkau kelompok yang menjadi prioritas.

“Kalau belum ada dapur, kita kalau perlu khusus kita buat dapur untuk itu,” ujarnya.

Sudaryono juga mengapresiasi kualitas data yang dimiliki Kementerian Kesehatan. Menurutnya, data tersebut sangat membantu BGN dalam memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan lebih tepat sasaran.

“Data di Kemenkes top sekali, data CKG, data stunting, termasuk anak sekolah menderita stunting dapat MBG atau tidak ada datanya,” kata Sudaryono.