Efek Kinerja Prabowo-Gibran, Survei NRI Catat Elektabilitas Gerindra Melesat Tinggalkan Golkar dan PDIP

Presiden Prabowo Subianto melakukan dialog langsung dengan para kepala daerah, aparat, dan masyarakat dari berbagai wilayah melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 9 Maret 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Jakarta, Generasi.co — Kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terbukti memberikan efek ekor jas (coat-tail effect) yang masif bagi Partai Gerindra. Berdasarkan hasil survei terbaru Nusantara Riset Indonesia (NRI), partai berlambang kepala garuda tersebut sukses menduduki puncak klasemen elektabilitas partai politik di Indonesia.

Elektabilitas Partai Gerindra tercatat menembus angka 27,25 persen. Posisi ini disusul oleh Partai Golkar di peringkat kedua dengan 15,67 persen, serta PDI Perjuangan (PDIP) yang harus puas di posisi ketiga dengan 15,17 persen.

Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup, mengungkapkan bahwa meroketnya pamor Gerindra berbanding lurus dengan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah. Survei NRI mencatat, sebanyak 80,17 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja duet Prabowo-Gibran.

“Tingginya elektabilitas tersebut tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Angka ini menunjukkan kuatnya legitimasi politik pemerintah yang turut berdampak pada preferensi elektoral masyarakat,” jelas Deni di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Faktor Penentu: Ketahanan Energi hingga Makan Bergizi

Deni membeberkan dominasi Gerindra juga terlihat konsisten pada indikator kesukaan dan popularitas partai yang stabil di kisaran 27 persen. Tingginya kepercayaan publik terhadap pemerintah ini ditopang oleh sejumlah program strategis yang dinilai berhasil dieksekusi dengan baik.

Berikut adalah deretan faktor utama yang membentuk kepuasan publik:

  • Ketahanan Energi: Menjadi variabel paling dominan dengan persentase kepuasan 19,17 persen.
  • Makan Bergizi Gratis: Program unggulan pemerintah ini menyumbang kepuasan sebesar 18,33 persen.
  • Kepemimpinan Presiden: Ketegasan figur presiden diapresiasi sebesar 17,92 persen.
  • Penegakan Hukum: Diapresiasi sebesar 16,67 persen.
  • Ketahanan Pangan: Menyumbang angka kepuasan 15,42 persen.
  • Pendidikan & Sekolah Rakyat: Berkontribusi sebesar 12,50 persen.

“Capaian ini menempatkan sektor energi sebagai fondasi utama kepercayaan publik terhadap pemerintah, sekaligus memperkuat efek elektoral terhadap partai pendukung utama pemerintahan,” tambah Deni.

Peta Elektabilitas Partai Papan Tengah

Selain tiga besar yang dikuasai Gerindra, Golkar, dan PDIP, survei ini juga merekam dinamika elektabilitas partai papan tengah dan bawah. Berikut rinciannya:

  • Partai NasDem: 5,92 persen
  • PKB: 5,50 persen
  • PKS: 5,25 persen
  • Partai Demokrat: 5,17 persen
  • PAN: 5,08 persen
  • PSI: 2,00 persen
  • PPP: 1,00 persen

Sebagai informasi, survei nasional NRI ini diselenggarakan pada 13–22 April 2026. Penarikan sampel menggunakan metode multi-stage random sampling yang melibatkan 1.200 responden (komposisi 50% laki-laki dan 50% perempuan) yang tersebar di 38 provinsi dan 518 kabupaten/kota.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error (MoE) sebesar ±2,9 persen. Terdapat 9,97 persen responden yang menyatakan belum menentukan pilihan (undecided voters).