Kementerian Koperasi bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mulai mempersiapkan penyelenggaraan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Kementerian Koperasi pada 2 Juni 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Harkopnas 2026 harus hadir dengan semangat dan wajah yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, peringatan tersebut perlu menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang semakin kuat, modern, dan memiliki kontribusi nyata terhadap transformasi menuju Ekonomi Pancasila.
“Harkopnas tahun 2026 harus diselenggarakan dengan semangat dan wajah yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa koperasi adalah gerakan ekonomi rakyat yang semakin kuat, semakin modern, dan semakin nyata kontribusinya dalam mendukung transformasi menuju Ekonomi Pancasila,” kata Ferry.
Ia juga menekankan Harkopnas 2026 harus menjadi momentum memperlihatkan soliditas gerakan koperasi nasional. Karena itu, pemerintah, Dekopin, gerakan koperasi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diminta bergerak bersama untuk menghidupkan kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
“Harkopnas 2026 juga harus menjadi momentum untuk menunjukkan soliditas gerakan koperasi nasional. Pemerintah, Dekopin, gerakan koperasi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama dalam satu semangat yang sama, yaitu membangkitkan kembali koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional,” ujarnya.
Rapat persiapan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi, Ketua Harian Dekopin Priskhianto, Sekretaris Jenderal Dekopin Gilang Widya Pramana, jajaran pengurus Dekopin, serta pejabat Kementerian Koperasi.










