Kudus, Generasi.co — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Kudus, Jawa Tengah, resmi menjalin sinergi strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR), khususnya pekerja sektor informal, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang komprehensif.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Dewi Mulya Sari, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap amanat regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Nomor 1 Tahun 2026. Aturan tersebut mewajibkan setiap penerima KUR untuk terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan selama masa kredit berlangsung.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap seluruh debitur KUR tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan usaha, tetapi juga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang memberikan rasa aman dalam bekerja,” ujar Dewi di Kudus, Kamis (23/4/2026).
Solusi Iuran Super Ringan dan Fleksibel
Dalam sosialisasi bersama yang digelar pada Rabu (22/4/2026), BPJS Ketenagakerjaan membedah sejumlah tantangan di lapangan, seperti rendahnya aktivasi peserta hingga akhir tenor pinjaman dan anggapan bahwa biaya iuran membebani masyarakat kelas bawah.
Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJAMSOSTEK menghadirkan skema pembayaran khusus bagi pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang sangat terjangkau dan fleksibel:
- Iuran Bulanan: Mulai dari Rp8.400 per bulan.
- Paket 6 Bulan: Rp50.400 (tersedia fasilitas autodebit).
- Paket 12 Bulan: Rp126.000 (tersedia fasilitas autodebit).
- Tenor Fleksibel: Pembayaran iuran dapat disesuaikan dengan durasi atau tenor pinjaman KUR debitur.
Dukungan Penuh BRI dan Insentif Khusus
Guna memacu realisasi kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan juga menyiapkan program insentif berupa reward khusus bagi unit kerja BRI yang sukses meningkatkan cakupan perlindungan debitur KUR di wilayahnya.
Langkah taktis ini mendapat dukungan penuh dari pihak perbankan. Pimpinan Cabang BRI Kudus, Yudhiarto, menyatakan komitmennya untuk mengoptimalkan program jaminan sosial ini guna melindungi nasabah dari risiko kecelakaan kerja, risiko kematian, hingga tabungan hari tua.
“BRI Kudus siap mendukung dan mengoptimalkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para debitur KUR. Terlebih lagi, program perlindungan ini bagi debitur KUR BRI sendiri sebenarnya sudah mulai berjalan,” tegas Yudhiarto.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya menciptakan ekosistem UMKM yang kuat secara modal, tetapi juga tangguh dan terlindungi secara sosial.










