Ahmad Muzani Temui Pangeran MBS, Sampaikan Salam Prabowo dan Apresiasi Layanan Haji Saudi

Ahmad Muzani Temui Pangeran MBS, Sampaikan Salam Prabowo dan Apresiasi Layanan Haji Saudi/IG

MINA — Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Haji Irfan Yusuf Hasyim bertemu Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), di Istana Raja Mina, Arab Saudi, usai menjalankan rangkaian ibadah haji.

Dalam pertemuan tersebut, Muzani menyampaikan salam hormat Presiden Prabowo Subianto kepada Pangeran MBS. Salam tersebut mendapat balasan langsung dari Putra Mahkota Arab Saudi untuk Presiden Indonesia.

“Di hadapan Pangeran MBS, saya menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo. Beliau pun menyampaikan salam hormat kembali untuk Presiden Prabowo,” kata Muzani melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam kesempatan itu, Muzani juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas pelayanan yang diberikan kepada para jemaah haji, khususnya jemaah asal Indonesia.

Menurut dia, Arab Saudi sebagai penjaga dua kota suci, Mekkah dan Madinah, terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah, khususnya para jemaah Indonesia. Sebagai penjaga dua Tanah Suci, Arab Saudi telah membuktikan komitmen dan konsistensinya dalam pelayanan haji terbaik bagi jemaah Indonesia dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Muzani juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun ini. Ia menilai berbagai persoalan yang sempat muncul pada penyelenggaraan haji tahun-tahun sebelumnya relatif dapat diatasi dengan lebih baik.

“Saya pribadi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah kita selama prosesi ibadah haji tahun ini. Masalah-masalah yang pernah terjadi di tahun sebelumnya relatif bisa teratasi dengan baik pada tahun ini,” kata Muzani.

Menurut dia, perbaikan layanan tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia pada tahun-tahun mendatang.