SMAN 2 Katingan Kuala Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Kalimantan Tengah

SMAN 2 Katingan Kuala pemenang LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya/MPR RI

Palangka Raya – SMAN 2 Katingan Kuala kembali mengukuhkan diri sebagai sekolah terbaik dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026. Kemenangan ini mengantarkan sekolah asal Kabupaten Katingan tersebut mewakili Kalimantan Tengah pada final nasional di Jakarta.

Dalam babak final yang berlangsung di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Sabtu (13/6), SMAN 2 Katingan Kuala mencatat nilai tertinggi dan mengungguli MAN Barito Utara yang menempati posisi kedua serta SMAN 1 Pangkalan Bun di posisi ketiga.

Prestasi ini menjadi capaian penting karena sekolah tersebut berhasil mempertahankan gelar juara provinsi yang juga diraih pada tahun sebelumnya. Pada LCC Empat Pilar 2025, SMAN 2 Katingan Kuala melaju ke tingkat nasional namun terhenti pada babak penyisihan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, S.E., M.M., mengapresiasi keberhasilan para pemenang. Namun, ia mengingatkan agar para siswa tidak cepat berpuas diri karena persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih ketat.

“Di Jakarta nanti mereka akan berhadapan dengan para juara dari 37 provinsi lainnya. Karena itu harus lebih giat belajar lagi. Menjadi yang terbaik di provinsi adalah prestasi besar, tetapi masih banyak peserta terbaik dari provinsi lain yang juga akan bersaing,” ujar Siti.

Guru pendamping SMAN 2 Katingan Kuala, Indah Fitriani, mengatakan keberhasilan mempertahankan gelar juara merupakan hasil evaluasi dan pembinaan yang dilakukan sekolah setelah tampil pada final nasional tahun lalu.

Menurut dia, tantangan terbesar bukan terletak pada kemampuan akademik para siswa, melainkan membangun kepercayaan diri agar mampu tampil maksimal saat bertanding.

“Dari sisi pengetahuan, kemampuan anak-anak sangat baik. Tantangan kami justru meningkatkan rasa percaya diri agar mereka mampu mengeluarkan seluruh potensinya saat berlomba,” kata Indah.

Ia berharap kesempatan kembali tampil di Jakarta dapat menjadi momentum bagi sekolah yang berada di wilayah pelosok untuk mengharumkan nama Kabupaten Katingan dan Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Selain mengumumkan para pemenang, Siti Fauziah juga menegaskan bahwa LCC Empat Pilar tidak hanya bertujuan mencari juara, melainkan menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Menurutnya, nilai patriotisme, nasionalisme, gotong royong, disiplin, kejujuran, sportivitas, dan cinta tanah air merupakan fondasi penting bagi generasi yang akan memimpin Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“MPR RI ingin menanamkan karakter yang kuat kepada generasi muda. Dalam 15 hingga 20 tahun mendatang, merekalah yang akan memimpin Indonesia. Karena itu, mereka harus memiliki fondasi kebangsaan yang kokoh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat kesadaran berbangsa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang membawa berbagai pengaruh terhadap generasi muda.

LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini diikuti sembilan sekolah menengah atas dan sederajat. Para peserta harus melewati dua babak penyisihan dan satu babak final dengan materi yang mencakup Wawasan Empat Pilar, Tematik Empat Pilar, serta sesi rebutan.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Sekretariat Jenderal MPR RI dan Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bagian dari sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Perlombaan turut disaksikan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kantor DPD RI Kalimantan Tengah. Adapun dewan juri terdiri atas Koordinator Pengawas Dikmen Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Dr. Rusnanie, M.Pd., Pengawas Sekolah Ahli Madya Dr. Rudi Hasan, M.Pd., serta Dosen Program Studi PPG FKIP Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Dr. Ady Ferdian Noor, M.Pd.