Gerindra Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penembakan Kamar Wakil Bupati Deli Serdang

Ketua DPC Gerindra Deli Serdang Zakky Shahri/IG

DPC Partai Gerindra Deli Serdang mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan penembakan yang menyebabkan kaca kamar Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, pecah di rumah dinasnya di kawasan Kompleks Perkantoran Kabupaten Deli Serdang, Kecamatan Lubukpakam.

Ketua DPC Gerindra Deli Serdang Zakky Shahri menegaskan aparat penegak hukum harus segera mengungkap penyebab pasti insiden tersebut, apakah benar akibat tembakan atau faktor lain.

“Kami percaya proses hukum dan mendorong kepolisian mengusut tuntas kasus pecahnya jendela kamar ditembak atau disebabkan hal yang lain,” kata Zakky, Rabu (17/6/2026).

Zakky yang juga menjabat Ketua DPRD Deli Serdang menilai negara melalui aparat keamanan wajib menjamin keselamatan seluruh warga negara, termasuk pejabat publik yang sedang menjalankan amanah pemerintahan.

“Kami menegaskan bahwa negara melalui aparat keamanan wajib hadir dan menjamin keselamatan setiap warga, khususnya pejabat negara yang sedang mengemban amanah rakyat,” ujarnya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui Lom Lom Suwondo pada Minggu (14/6) dini hari setelah pulang dari kegiatan di Kecamatan STM Hulu. Saat tiba di rumah dinas sekitar pukul 00.30 WIB, ia menemukan kaca jendela kamarnya dalam kondisi pecah.

“Saya dapati kaca jendela saya pecah dari dalam kamar itu jam 00.30 WIB setelah saya pulang dari kegiatan di STM Minggu (dini hari),” kata Lom Lom.

Keesokan paginya, ia memeriksa bagian luar jendela dan mendapati bentuk pecahan yang menurutnya menyerupai lubang masuk dari arah luar. Temuan itu membuatnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Besok pagi hari saya lihat ternyata dari sisi luar itu bulat masuk, sehingga saya putuskan buat laporan ke polisi karena ini terkait dengan intimidasi dan kekerasan,” ujarnya.

Lom Lom menduga insiden tersebut bukan akibat peluru nyasar. Menurut dia, pagar rumah dinas memiliki tinggi sekitar 2,5 meter sehingga kecil kemungkinan proyektil datang secara tidak sengaja.

“Antara pagar rumah dinas saya kan tinggi 2,5 meter, jadi itu tak mungkin peluru nyasar, itu memang diperkirakan ditembak dari jarak kurang lebih 20 meter,” katanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polresta Deli Serdang telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menemukan serpihan kaca di lokasi dan masih menyelidiki penyebab serta pelaku di balik peristiwa itu.

“Tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan dua serpihan pecahan kaca,” kata Kasi Humas Polresta Deli Serdang Iptu JM Gabe Napitupulu.

Menurut Gabe, hingga kini penyelidikan masih berlangsung dan masyarakat diminta tidak berspekulasi maupun terprovokasi sebelum hasil penyelidikan rampung.

“Pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya.