Generasi.co, Cupertino – Apple resmi menaikkan harga sejumlah produk utamanya setelah biaya chip memori dan penyimpanan melonjak tajam akibat tingginya permintaan industri kecerdasan buatan (AI).
Dilansir melalui Yahoo News, perusahaan pada Kamis (26/6) menyatakan kenaikan harga tidak lagi bisa dihindari karena lonjakan biaya komponen yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Kami kini telah mencapai titik di mana kami harus mulai menaikkan harga,” kata Apple dalam pernyataannya.
Perusahaan menyebut industri elektronik konsumen tengah menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya seiring ekspansi cepat pusat data AI yang mendorong kenaikan harga chip memori dan penyimpanan.
“Kami tahu ini bukan kabar yang menyenangkan dan kami bekerja tanpa henti untuk menemukan solusi,” demikian pernyataan Apple.
Tak lama setelah toko daring Apple kembali beroperasi, perusahaan memperbarui harga sejumlah produk dengan kenaikan antara 15 hingga 20 persen untuk model dasar.
Harga MacBook Air naik US$200 menjadi US$1.299, sedangkan MacBook Pro melonjak US$400 menjadi US$1.999. Adapun MacBook Neo naik US$100 menjadi US$699.
Di lini tablet, iPad A16 kini dibanderol US$449 setelah mengalami kenaikan US$100. Harga iPad Air naik US$150 menjadi US$749, sementara iPad Pro bertambah US$200 menjadi US$1.199.
CEO Apple Tim Cook sebelumnya telah memberi sinyal mengenai potensi kenaikan harga tersebut. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal pada 17 Juni, ia mengatakan perusahaan berupaya menahan kenaikan biaya yang dibebankan kepada pelanggan.
“Sayangnya, kenaikan harga tidak dapat dihindari. Kami telah berusaha melindungi pelanggan dari kenaikan harga, tetapi situasinya telah menjadi tidak berkelanjutan,” ujar Cook.
Pada laporan kinerja kuartal kedua Mei lalu, Cook juga memperingatkan bahwa kenaikan biaya memori akan semakin memengaruhi bisnis perusahaan.
Lonjakan permintaan dari perusahaan-perusahaan AI disebut memicu kelangkaan RAM yang parah, sebuah kondisi yang di kalangan industri dijuluki “RAMageddon”.
Meski demikian, Apple belum mengubah harga iPhone dan AirPods. Namun, sejumlah produk lain ikut mengalami penyesuaian harga.
Apple TV 4K naik US$70 menjadi US$199, HomePod bertambah US$50 menjadi US$349, sedangkan Vision Pro naik US$200 menjadi US$3.699.
Untuk model dengan kapasitas memori dan penyimpanan lebih besar, kenaikan harganya bahkan lebih signifikan. Vision Pro versi 1TB kini dibanderol US$4.199 atau naik US$300, sementara MacBook Pro 16 inci dengan memori 128 GB dan penyimpanan 8TB kini mencapai harga US$10.149.
Pada hari yang sama, Microsoft juga mengumumkan kenaikan harga konsol Xbox untuk ketiga kalinya dalam sedikit lebih dari satu tahun. Harga konsol Xbox 512GB naik US$100 dan model 1TB naik US$150 mulai 1 Agustus mendatang.
Meski demikian, harga promosi di sejumlah peritel pihak ketiga dilaporkan masih bertahan sehingga konsumen masih berpeluang mendapatkan produk dengan harga lebih rendah.










