Sekjen Koalisi Prabowo Bertemu, Sugiono: Persatuan Tak Berarti Menghilangkan Perbedaan

Sekjen Koalisi Prabowo Bertemu, Sugiono: Persatuan Tak Berarti Menghilangkan Perbedaan/Ist.

Generasi.co, Jakarta – Para sekretaris jenderal partai politik anggota koalisi Indonesia Maju berkumpul dalam pertemuan yang digelar Sekjen Partai Gerindra Sugiono. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk memperkuat komunikasi politik sekaligus membahas perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan tantangan pembangunan ke depan.

Sugiono mengatakan komunikasi antarpartai koalisi perlu terus dijaga untuk mendukung pemerintahan Prabowo dan Kabinet Merah Putih. Menurut dia, dukungan politik harus berjalan bersama masukan dan pengawasan sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.

“Pemerintah membutuhkan dukungan yang konstruktif, sekaligus masukan dan pengawasan. Semua itu merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Tujuan akhirnya harus tetap sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia,” kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan tersebut juga diisi dengan pertukaran pandangan mengenai perjalanan pemerintahan Prabowo serta persoalan yang masih harus diselesaikan. Sugiono mengatakan sejumlah persoalan bangsa telah berlangsung selama puluhan tahun sehingga penyelesaiannya membutuhkan kesinambungan kebijakan dan kerja bersama.

“Berbagai persoalan yang kita hadapi hari ini tidak muncul dalam waktu singkat. Ada masalah yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Karena itu, memperbaikinya juga membutuhkan waktu, kesinambungan, dan kerja bersama. Tidak semua persoalan bangsa dapat diselesaikan hanya dalam satu periode pemerintahan,” ujarnya.

Menurut Sugiono, komunikasi politik yang terbuka diperlukan agar perbedaan antarpartai tetap berada dalam kepentingan bangsa dan negara. Ia berharap silaturahmi antarsekjen dapat menciptakan suasana politik yang sejuk dan berorientasi pada penyelesaian persoalan rakyat.

“Kita ingin menjaga agar komunikasi politik tetap terbuka dan suasana kebangsaan tetap sejuk. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan setiap perbedaan tetap ditempatkan dalam bingkai kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Pertemuan para sekjen tersebut berlangsung dalam suasana makan malam dan kekeluargaan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sugiono menyebut pertemuan itu sekaligus menjadi momentum merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono.

Sekjen yang hadir berasal dari Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur.

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi juga hadir bersama para sekjen partai koalisi Indonesia Maju, baik partai parlemen maupun nonparlemen.

Sugiono mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum memperkuat persatuan dan gotong royong. Menurut dia, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui kerja nyata untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

“Menyambut Hari Kemerdekaan, kita perlu mengingat kembali bahwa Indonesia dibangun melalui persatuan, pengorbanan, dan gotong royong. Semangat itulah yang harus terus kita rawat untuk mendukung pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” pungkasnya.