Menlu Sugiono Dorong Mahasiswa Unpad Siap Hadapi Persaingan Global

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono/Unpad

Generasi.co, Jatinangor – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono meminta mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) berani mengambil keputusan dan siap menghadapi konsekuensi dari pilihan mereka. Menurut dia, keberanian menentukan pilihan menjadi bagian penting dalam proses pendewasaan.

“Jadilah individu yang mampu mengambil keputusan, dan siaplah dengan segala konsekuensi dari keputusan yang diambil. Itulah yang menentukan kedewasaan dalam menjalani hidup,” ujar Sugiono dalam talkshow “Glow Economy: Beautypreneurs Take the Lead” di Stadion Jati Padjadjaran, Unpad Kampus Jatinangor, Rabu (12/8).

Sugiono juga meminta mahasiswa memperluas wawasan dengan banyak melihat, mendengar, membaca, serta mempelajari bahasa asing. Ia menilai kemampuan tersebut akan berguna bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Banyaklah melihat, mendengar, membaca. Buka wawasanmu seluas-luasnya. Saya yakin kesempatan itu ada, belajarlah bahasa asing sebanyak yang kalian mampu karena akan berguna untuk masa depan,” kata Sugiono.

Sugiono menyampaikan pesan tersebut saat berbagi inspirasi dengan ribuan mahasiswa baru dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Prabu) 2026. Ia mengatakan generasi muda kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga mahasiswa perlu membangun ketangguhan mental, kemampuan beradaptasi, dan semangat yang konsisten.

Sugiono sendiri merupakan mahasiswa baru Magister Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Unpad tahun ini.

Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan global. Unpad, kata dia, terus mendorong internasionalisasi sehingga mahasiswa perlu memiliki perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan dunia.

“Mudah-mudahan ke depan, adik-adik semua akan terbuka, bagaimana kita dapat menatap masa depan lebih cerah,” ujar Arief.

CEO Martha Tilaar Group Dr. Kilala Tilaar juga mendorong mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk belajar, bereksplorasi, dan membangun jaringan. Ia mengingatkan mahasiswa tidak perlu terburu-buru menentukan arah hidup pada awal masa perkuliahan, tetapi memperkaya diri melalui berbagai pengalaman dan pembelajaran.

“Semangat competitiveness harus tetap dipelihara supaya kita dapat saling bersaing dengan sehat. Dengan spirit of competitiveness yang kuat, kita bisa menjadi the best version of ourselves dan terus naik ke level berikutnya,” ungkap Kilala.

Talkshow tersebut merupakan hasil kolaborasi Unpad, Sariayu Martha Tilaar, dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Pada hari terakhir PKKMB-Prabu 2026, mahasiswa baru juga mengikuti sejumlah kegiatan lain, termasuk talkshow bersama Ananda Omesh, sesi inspiratif bersama figur publik dan edukator muda Xaviera Putri, serta Padjadjaran Welcoming Ceremony oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM Kema) Unpad.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Pagelaran Budaya Gerbang Cakrawala yang menghadirkan penampilan seni budaya.