Generasi.co, Lebak – Pembangunan jembatan TNI-Polri memangkas akses perjalanan warga di sejumlah daerah yang sebelumnya harus melewati sungai atau menempuh jalur memutar. Di Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, misalnya, anak-anak kini dapat berjalan kaki ke sekolah tanpa harus diantar orang tua setelah jembatan gantung dibangun.
Agus Sutisna, warga Kecamatan Bayah, mengatakan sebelum jembatan tersedia, dirinya harus mengantar anak ke sekolah melalui jalan nasional dengan rute memutar sekitar tujuh kilometer. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu sekitar 25 hingga 30 menit.
Kini, perjalanan menuju sekolah dapat ditempuh dengan berjalan kaki melalui jembatan.
“Maka hari ini ketika sudah dibangun Jembatan Gantung berkat kerja sama antara TNI dan Polri, alhamdulillah, Bapak, tanpa harus berkendaraan, anak kami bisa sampai ke sekolah dengan berjalan kaki tanpa harus diantar orang tuanya. Alhamdulillah, terima kasih. Terima kasih, Bapak Prabowo. Terima kasih,” tutur Agus.
Kesulitan serupa dialami warga Manokwari, Papua Barat. Rumerus mengatakan masyarakat di kampungnya selama enam tahun harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari sebelum jembatan armco dibangun.
Kondisi tersebut paling menyulitkan anak-anak yang hendak bersekolah. Mereka harus turun ke sungai dan melepas sepatu untuk menyeberang. Ketika hujan lebat, warga bahkan tidak dapat beraktivitas dan harus bertahan di kampung.
“Kami sangat bersyukur karena Bapak memperhatikan kami teristimewa anak cucu kami mereka yang sekolah. Juga ada kita punya mama-mama, bapak-bapak mereka yang berjual,” ujar Rumerus.
Manfaat pembangunan infrastruktur juga dirasakan masyarakat Pulau Raas, Madura. Warga menyampaikan pembangunan lima titik sumur bor membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah tersebut.
Perwakilan warga Pulau Raas menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas pembangunan sumur bor tersebut.
“Menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden karena sudah membangunkan sumur bor 5 titik di kecamatan kami. Terima kasih sekali lagi kepada Bapak Presiden, semoga kegiatan ini bermanfaat banyak tentunya bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Cerita dari Bayah, Manokwari, dan Pulau Raas tersebut disampaikan warga kepada Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video dalam peresmian 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih TNI Angkatan Darat (AD), Kamis (13/8/2026).
Prabowo meminta masyarakat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.
“Yang paling penting, nanti dirawat, jembatan-jembatan itu dirawat dengan baik. Kemudian ikuti petunjuk-petunjuk, ya. Mungkin juga ada batas berat yang bisa dipikul atau yang boleh lewat setiap saat,” ujar Presiden.









