Indonesia Siap Bantu Myanmar Akhiri Perang Saudara Lewat 5PC ASEAN

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono/IG

Generasi.co, JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan kesiapan Indonesia membantu Myanmar mewujudkan perdamaian melalui mekanisme yang disepakati sendiri oleh pihak Myanmar dalam kerangka Konsensus Lima Poin atau Five-Point Consensus (5PC) ASEAN.

Sugiono mengatakan penyelesaian konflik Myanmar harus bersifat dimiliki dan dipimpin oleh Myanmar. Indonesia, kata dia, siap berperan membangun jembatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai solusi berkelanjutan.

“Solusi yang berkelanjutan harus bersifat dimiliki Myanmar dan dipimpin Myanmar. Indonesia siap membantu membangun jembatan untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Sugiono dalam pertemuan informal Menteri Luar Negeri ASEAN bersama Myanmar di Bangkok, Thailand, Minggu.

Dalam forum tersebut, Sugiono menilai implementasi 5PC masih menghadapi berbagai tantangan meskipun telah terdapat perkembangan setelah pelaksanaan pemilihan umum di Myanmar pada awal tahun ini.

Salah satu tantangan utama, menurut Sugiono, adalah membangun dialog nasional yang inklusif sebagai bagian penting dari proses rekonsiliasi nasional di tengah konflik yang berlangsung.

“Dialog nasional yang inklusif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci menuju perdamaian dan rekonsiliasi nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sugiono menegaskan 5PC tetap menjadi acuan utama ASEAN dalam menangani situasi Myanmar. Kerangka tersebut, kata dia, harus diarahkan pada penghentian kekerasan, pelaksanaan dialog inklusif, serta penyaluran bantuan kemanusiaan secara aman dan tanpa diskriminasi.

Selain itu, Menlu RI mendorong evaluasi terhadap perkembangan implementasi 5PC secara objektif dan berimbang. Ia juga mendorong penguatan mekanisme kolektif ASEAN, termasuk pembahasan perpanjangan mandat utusan khusus untuk Myanmar.

Pertemuan informal Menlu ASEAN bersama Myanmar itu diinisiasi oleh Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026 dengan Thailand sebagai tuan rumah. Forum tersebut membahas perkembangan terbaru di Myanmar sekaligus mengidentifikasi langkah lanjutan ASEAN dalam mempercepat implementasi 5PC.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan Myanmar dalam KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, serta pertemuan lanjutan Menteri Luar Negeri ASEAN secara daring pada 21 Mei 2026.

Agenda itu juga menjadi tindak lanjut kunjungan Menlu RI Sugiono ke Naypyidaw, Myanmar, pada 8 Juni 2026.