Geliat CFD Perdana Kabupaten Poso: BRI Poso Boyong UMKM Masuk Ekosistem Digital Lewat QRIS

Geliat CFD Perdana Kabupaten Poso: BRI Poso Boyong UMKM Masuk Ekosistem Digital Lewat QRIS/Ist.

POSO, Generasi.co — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Poso menunjukkan komitmen nyata dalam menyelaraskan gerakan gaya hidup sehat dengan penguatan ekonomi kerakyatan. BRI Poso berpartisipasi aktif dalam peluncuran perdana Car Free Day (CFD) Kabupaten Poso yang dipusatkan di kawasan Jalur Dua Poso, Minggu (17/5/2026).

Langkah ini menjadi momentum bagi bank BUMN tersebut untuk merangkul masyarakat secara sosial sekaligus mempercepat penetrasi inklusi keuangan digital di tingkat daerah.

Meriahkan Ruang Publik Bersama Forkopimda

Agenda CFD perdana ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, bersama Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso, Hj. Masdina S.E. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, komunitas olahraga, hingga ribuan masyarakat umum.

Tak sekadar hadir, jajaran manajemen dan karyawan BRI Poso menurunkan massa untuk menyemarakkan suasana melalui berbagai aktivitas fisik yang produktif:

  • Fun Walk (jalan sehat bersama)
  • Fun Run (lari santai)
  • Senam Bersama warga Poso

Dorong Transformasi UMKM: Dagang Praktis Tanpa Uang Tunai

Di balik kemeriahan aktivitas olahraga, BRI Poso memanfaatkan momentum berkumpulnya massa ini untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital masyarakat. Puluhan pelaku UMKM lokal difasilitasi ruang untuk menjajakan produk mereka di sepanjang area CFD.

Pada saat yang sama, tim perbankan BRI turun langsung memberikan edukasi kepemimpinan pasar digital melalui pemanfaatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Metode transaksi nontunai ini diperkenalkan kepada pedagang dan pembeli karena dinilai jauh lebih praktis, aman dari peredaran uang palsu, dan efisien dalam pencatatan keuangan.

“CFD bukan hanya ruang sehat bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif. BRI Poso siap terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Poso agar kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan,” ujar BO BRI Head Poso, Nofiar Jakananda, Senin (18/5/2026).

Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Lokal yang Inklusif

Nofiar menambahkan bahwa di era transformasi digital saat ini, penguatan literasi keuangan digital bagi pelaku usaha mikro adalah hal yang mutlak. Dengan mengadopsi QRIS BRI, para pelaku UMKM diharapkan tidak lagi gagap teknologi, mampu memangkas waktu transaksi, serta memperluas jangkauan pasar mereka ke segmen konsumen yang lebih luas.

Partisipasi aktif BRI Poso dalam CFD perdana ini menegaskan pergeseran peran perbankan modern. Bank tidak lagi sekadar menjadi tempat menyimpan uang di dalam gedung, melainkan hadir sebagai mitra strategis yang melekat erat dengan aktivitas sosial, kesehatan, dan perputaran ekonomi riil masyarakat daerah.