Menkop Ferry Siapkan Mesin Pascaproduksi untuk Koperasi

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono/IG

Generasi.co, JAKARTA – Kementerian Koperasi mendorong koperasi, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menjadi offtaker produk unggulan masyarakat untuk memperkuat hilirisasi dan menciptakan nilai tambah di tingkat lokal.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan koperasi perlu dilengkapi peralatan pascaproduksi agar produk masyarakat dapat diolah lebih lanjut sebelum dipasarkan. Peralatan tersebut antara lain dryer untuk komoditas padi dan cold storage untuk produk pertanian serta perikanan.

Menurut Ferry, ketersediaan mesin pendukung kegiatan pascaproduksi saat ini masih minim. Sebaliknya, peralatan yang tersedia di pasar lebih banyak ditujukan untuk kegiatan praproduksi.

“Kita akan mendorong agar fungsi offtaker dapat dilaksanakan dengan baik. Maka kami di tahun 2027 mengambil inisiatif untuk penyediaan alat atau mesin bagi kegiatan paska produksi,” kata Ferry dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Lampung, dikutip dari kop.go.id.

Ferry mengatakan penguatan fungsi offtaker tersebut akan diarahkan agar produk masyarakat lokal menjadi pilihan utama yang dipasarkan melalui gerai KDKMP di seluruh Indonesia.

“Kita akan prioritaskan barang yang dijual di gerai KDKMP adalah hasil produk UMKM dan lainnya,” ucapnya.

Namun, KDKMP tetap dapat bermitra langsung dengan prinsipal atau produsen apabila kebutuhan pokok masyarakat belum dapat dipenuhi dari produk lokal.

Selain penguatan fungsi koperasi sebagai offtaker, pemerintah juga akan menyiapkan payung hukum bagi operasionalisasi KDKMP. Ferry mengatakan Peraturan Presiden (Perpres) akan segera diterbitkan untuk memperjelas tugas pokok dan fungsi KDKMP.

“Begitu aturan Presiden ini terbit, tidak ada lagi tumpang tindih dengan peraturan Menteri. Semua akan jelas diatur dalam Perpres itu,” tegas Ferry.