Sudaryono Luruskan Pernyataan Guru Diminta Cicipi Makanan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono/BGN

Generasi.co, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan pernyataannya mengenai guru yang diminta mencicipi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengatakan guru sebenarnya diimbau makan MBG bersama siswa di kelas.

“Jadi yang dimaksud guru itu ikut mencicipi sebetulnya bukan guru ikut mencicipi tapi guru ikut makan MBG-nya, itu bersama dengan siswa-siswinya yang ada di kelas,” kata Sudaryono dalam Webinar Literasi Gizi bagi Kepala Sekolah, Selasa (15/9/2026).

Menurut Sudaryono, sebelum makanan dikonsumsi, guru perlu memastikan kondisi makanan dan kemasannya. Pemeriksaan antara lain mencakup bau makanan, kemungkinan basi, label pada ompreng, serta batas waktu konsumsi.

“Manakala dirasa tidak aman, maka guru kemudian kami minta untuk di-stop, jadi nggak boleh dimakan,” ujarnya.

Sudaryono mengatakan makanan MBG juga telah dikonsumsi oleh chef, asisten lapangan (aslap), dan ahli gizi sebelum dikemas dan dibagikan kepada siswa.

Setelah makanan tiba di sekolah, penanggung jawab atau person in charge (PIC) MBG di sekolah juga disebut memakan makanan tersebut sebelum dibagikan ke kelas-kelas.

“Sudah dimakan ahli gizi pada sebelum dikemasi. Sudah dimakan oleh aslapnya pada saat dikemasi dan sudah dimakan oleh PIC sekolah sebelum dibagikan ke kelas-kelas,” kata Sudaryono.

Ia menegaskan imbauan kepada guru bukan untuk mencicipi makanan dengan tujuan memastikan makanan aman dari risiko keracunan, melainkan agar guru ikut makan MBG bersama siswa.

“Sudah saya sampaikan juga di pertemuan-pertemuan dengan guru, webinar dengan guru yang lain juga, saya sampaikan bahwa ‘Oh guru itu tugasnya icip-icip biar nggak keracunan’, bukan itu, bukan,” ujarnya.