Sudaryono: Prabowo Sikat Koruptor yang Selama Ini Tak Tersentuh

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono/Pemkot Pangkalpinang

Generasi.co, Semarang – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang juga menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono menyebut Presiden Prabowo Subianto telah memberantas koruptor dan menindak pelaku aktivitas ilegal yang sebelumnya disebut tidak tersentuh.

Sudaryono mengatakan tindakan tersebut antara lain menyasar pelaku tambang dan perkebunan ilegal. Menurut dia, aset pelaku disita negara dan orang yang terlibat dipenjara.

“Yang tadinya bisa nambang ilegal, untung triliunan, nggak bisa lagi karena presiden melarang nambang ilegal, kebun ilegal, semua disita sama negara. Orangnya dimasukin penjara, duitnya disita sama negara,” kata Sudaryono dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Ia juga menyinggung praktik impor beras dan jagung. Sudaryono menyebut pihak yang sebelumnya memperoleh keuntungan triliunan dari impor beras dan jagung tidak lagi mendapatkan keuntungan tersebut karena Indonesia disebut tidak lagi melakukan impor komoditas itu.

“Yang tadinya untung triliunan karena impor beras, nggak bisa untung triliunan lagi karena tidak impor beras lagi. Yang tadinya untung triliunan karena impor jagung, nggak bisa lagi karena tidak impor jagung lagi,” ujarnya.

Sudaryono kemudian meminta kader Partai Gerindra tidak takut membela Prabowo di tengah kritik terhadap presiden di media sosial.

“Kenapa mesti takut membela Pak Prabowo? Kenapa mesti takut membela presiden yang memberantas para koruptor dan koruptor-koruptor? Kenapa mesti takut?” kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono saat mengajak peserta menjadi pengurus PHC, badan, dan lembaga Partai Gerindra Kota Semarang.

Ia mengatakan para kader Gerindra telah lama mengikuti pemilu dan berupaya memenangkan Prabowo. Menurut Sudaryono, perjuangan tersebut berujung pada kemenangan Prabowo sebagai presiden pada 2024.

“Setelah Pak Prabowo dilantik jadi presiden, itu kemudian koruptor-koruptor yang selama ini nggak bisa disentuh sama Pak Presiden, sikat semua,” ujarnya.

Sudaryono juga mengajak kader Gerindra untuk membela Prabowo di tengah kritik yang muncul di media sosial. Ia meminta kader tidak ragu menyampaikan dukungan kepada presiden.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang membela presiden kita? Percayalah bahwa Pak Prabowo ini telah atau sedang berupaya untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” kata Sudaryono.

Ia menegaskan upaya pemberantasan korupsi tersebut menurutnya dilakukan untuk kepentingan bangsa, negara, dan rakyat.